Melalui SINERGI Kaltara, Sekprov Pastikan Kematangan Pendampingan untuk Pelaku Usaha

BeritaBenua.com —
Xiao HuliPenulis
Gambar Sampul

TANJUNG SELOR, Beritabenua.com – Sekretaris Daerah Provinsi (Sekprov) Kalimantan Utara (Kaltara), H. Denny Harianto, S.E., M.M., menyapa dan berdialog langsung dengan para pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) di area pameran Festival Rakyat 2026 di Lapangan Agatis, Tanjung Selor, Senin (20/7) malam.

Dalam kunjungannya, Sekprov Denny mendengarkan berbagai pengalaman pelaku usaha selama festival berlangsung, mulai dari tantangan penjualan hingga peningkatan omzet yang dirasakan masyarakat.

Ia menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltara tidak ingin pelaku UMKM hanya sekadar balik modal setelah mengikuti kegiatan pameran.

“Kita ingin ada pendampingan yang matang agar para pelaku usaha meraih keuntungan nyata dan berkelanjutan. Perputaran uang di masyarakat harus terus berjalan positif,” ujarnya.

Salah satu cerita yang menarik perhatian datang dari pedagang pentol di area festival. Kepada Denny, pedagang tersebut mengaku mampu meraih omzet hingga Rp2 juta per malam selama kegiatan berlangsung.

“Kalau dikalkulasikan selama 11 malam, pendapatannya bisa mencapai Rp22 juta. Ini bukti bahwa ruang pamer yang disediakan pemerintah memberi dampak ekonomi langsung bagi masyarakat,” kata Denny.

Pada momen penutupan Festival Rakyat 2026, Pemprov Kaltara juga meluncurkan program SINERGI Kaltara (Sistem Integrasi Nilai Ekonomi Rantai Global Industri untuk Kalimantan Utara) sebagai langkah strategis menghubungkan UMKM dengan rantai pasok industri besar di daerah.

Denny menyebutkan, dari sekitar 51.840 UMKM yang tersebar di Kaltara, pemerintah bersama Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kaltara akan mendorong investor dan industri besar untuk menyerap produk lokal.

“Industri dan investor yang beroperasi di Kaltara tidak boleh mendatangkan bahan baku atau kerajinan dari luar daerah jika potensi tersebut bisa dipenuhi oleh UMKM kita,” tegasnya.

Ia menambahkan, Pemprov Kaltara akan memberikan pendampingan aktif agar UMKM mendapat pelayanan terbaik dan tidak berjuang sendirian dalam meningkatkan kualitas produk dan kapasitas usaha.

Menutup kunjungannya, Denny mengingatkan bahwa sektor UMKM merupakan tulang punggung perekonomian nasional yang terbukti tetap bertahan saat krisis.

“Pemerintah daerah bersama Kadin akan terus hadir memfasilitasi. UMKM harus diberi ruang untuk tumbuh dan menjadi penyangga utama perekonomian Kalimantan Utara,” pungkasnya. (dkisp)

    Berita Terkait

    Cover
    Berita Terkini

    Taruna Ikrar kepada Mahasiswa Unpad: Jangan Hanya Belajar untuk Ujian, Jawab Persoalan Kesehatan Masa Depan

    BeritaBenua.com 1 hari lalu

    Baca
    Cover
    Berita Terkini

    Kongres XVII HIPPMAS Digelar 28–30 Agustus 2026, Jadi Momentum Akhiri Dualisme dan Satukan Organisasi

    Arrang Saz 6 hari lalu

    Baca
    Cover
    Berita Terkini

    Taruna Ikrar Sebut RSPON Memiliki Modal Besar Menjadi Rumah Sakit Rujukan Dunia

    BeritaBenua.com 10 hari lalu

    Baca
    Cover
    Berita Terkini

    Taruna Ikrar di Unsri: Resistensi Antibiotik Ancaman Nyata, Kampus Harus Jadi Garda Terdepan Selamatkan Masa Depan Kesehatan Bangsa

    BeritaBenua.com 14 hari lalu

    Baca
    Cover
    Berita Terkini

    Jaga Kamtibmas, Polres Nunukan Jalin Sinergitas dengan Pemangku Adat Dayak

    BeritaBenua.com 15 hari lalu

    Baca
    Melalui SINERGI Kaltara, Sekprov Pastikan Kematangan Pendampingan untuk Pelaku Usaha - Berita Benua