SINJAI, Beritabenua – Tim Resmob Polres Sinjai mengamankan lima remaja yang diduga terlibat dalam aksi pelemparan Pos Satpol PP di Jalan Bhayangkara, Kecamatan Sinjai Utara, Kabupaten Sinjai.
Tim Cricket Super Eight Putra PCI Sinjai Sumbang Emas Pertama Porprov XVIII Sulsel 2026
Tim Lapangan • sekitar 8 jam lalu
Berita Terkini
11 Atlet Akuatik Sinjai Dilepas Target 4 Emas di Porprov XVIII Sulsel
Tim Lapangan • 3 hari lalu
Berita Terkini
Kelima terduga pelaku yang diamankan masing-masing berinisial MR (19), FA (17), AZ (18), MZ (17), dan RW (17). Seluruhnya merupakan warga Kecamatan Sinjai Utara.
Kasi Humas Polres Sinjai, Iptu Agus Santoso, mengatakan pengungkapan kasus ini berawal dari laporan masyarakat yang kemudian ditindaklanjuti dengan penyelidikan, termasuk pemeriksaan rekaman CCTV di sekitar lokasi kejadian.
Wujud Peduli Lingkungan, BRI Cabang Sinjai Gelar Aksi Bakti Sosial Bersih-Bersih Pasar
Tim Lapangan • 8 hari lalu
Berita Terkini
BRI Sinjai Gelar Jumat Bersih di Taman Karampuang, Wujud Kepedulian Lingkungan
Tim Lapangan • 17 hari lalu
Berita Terkini
"Tim Resmob berhasil mengamankan para terduga pelaku di beberapa lokasi berbeda," ujar Iptu Agus, Selasa (28/7/2026).
Dari hasil pemeriksaan awal, dua pelaku, yakni MR dan FA, mengakui masing-masing melemparkan satu batu ke arah Pos Satpol PP.
"Keduanya mengaku melakukan aksi tersebut hanya karena iseng," jelasnya.
Sementara itu, tiga remaja lainnya diketahui ikut berada dalam rombongan saat aksi pelemparan berlangsung, namun tidak diakui melakukan pelemparan secara langsung.
Saat ini seluruh terduga pelaku telah diamankan di Mapolres Sinjai guna menjalani pemeriksaan dan proses hukum lebih lanjut.
Kapolres Sinjai, AKBP Jamal Fathur Rakhman, mengimbau masyarakat, khususnya kalangan remaja, agar tidak melakukan tindakan yang melanggar hukum meski hanya dianggap sebagai candaan.
"Tindakan yang awalnya dianggap sebagai iseng tetap memiliki konsekuensi hukum apabila menimbulkan kerugian atau mengganggu ketertiban umum," tegas Kapolres.
Ia juga mengajak para orang tua untuk meningkatkan pengawasan terhadap aktivitas anak-anak mereka, terutama pada malam hari, guna mencegah terjadinya tindakan yang dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain.
"Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga situasi kamtibmas dengan saling mengingatkan dan segera melaporkan apabila mengetahui adanya potensi gangguan keamanan," pungkasnya.





