SINJAI, Beritabenua- Ketua umum DPC Himpunan Pemuda Pelajar Mahasiswa Sinjai (HIPPMAS) Bulupoddo, Aditya Adlu Rahman, mempertanyakan dasar alih fungsi asrama puteri Sinjai menjadi rumah singgah di Kota Makassar.
Alih fungsi tersebut menurut Aditya tak berdasar dan tanpa pemberitahuan sebelumnya ke organisasi kemahasiswaan.
Bapenda Didesak Jalankan Tupoksi, Sidak dan Audit Pajak Rumah Makan Mie Titi
BeritaBenua.com • 4 hari lalu
Berita Terkini
Dugaan Perselingkuhan Eks Supir Bupati, Kuasa Hukum: Klien Kami Trauma Berat, Polisi Harus Segera Bertindak
BeritaBenua.com • 4 hari lalu
Berita Terkini
“Sebelumnya itu dibangun dengan anggaran 2 Milyar lebih dan belum pernah difungsikan atau diserahterimakan ke kami dan sekarang tiba-tiba direnovasi menjadi rumah singgah dengan anggaran yang besar.” Ungkap Adit. Jumat (18/10).
Selain itu menurut Adit, pemerintah daerah semena-mena dengan pengalihfungsian tersebut, sebab menurutnya, pemerintah belum mengajak elemen mahasiswa Sinjai di Makassar untuk berdiskusi mengenai renovasi tersebut.
Masjid Haqqul Yaqien Bara-Baraya Utara Mulai Salurkan Zakat Fitrah kepada Mustahik
BeritaBenua.com • 4 hari lalu
Berita Terkini
Persatuan Operator Sinjai Tudang Sipulung dan Berbagi di Bulan Ramadan
BeritaBenua.com • 5 hari lalu
Berita Terkini
“Kami sangat keberatan pasalnya asrama mahasiswi itu harusnya dapat dimanfaatkan oleh mahasiswi untuk menunjang aktifitas kuliah kami. Menurut kami itu lebih produktif.” Tegasnya.
Pihaknya menolak dengan keras tindakan tersebut.
“Kami akan segera melakukan konsolidasi bersama seluruh elemen mahasiswa untuk melakukan penyegelan bangunan tersebut.” Tutupnya.
Diketahui, alih fungsi asrama puteri Sinjai yang berlokasi di Kota Makassar mendapat respon beragam dari organisasi kedaerahan.





