DLH PPU Gelar Uji Emisi Kendaraan Dinas, Tekan Polusi Udara

BeritaBenua.com —
Rahmat (Tim)Penulis
Gambar Sampul

PENAJAM, Beritabenua.com – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) menggelar uji emisi kendaraan dinas berplat merah, Selasa (15/10/2024), di lingkungan Pemerintah Daerah PPU.

Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan kesehatan kendaraan dan mematuhi standar emisi yang lebih ramah lingkungan, guna menekan polusi udara di wilayah tersebut.

Kepala DLH PPU, Safwana, menjelaskan bahwa uji emisi ini dilakukan secara bertahap untuk memantau kadar emisi kendaraan dinas di PPU.

Ia menekankan pentingnya pengujian ini, mengingat kendaraan yang tidak memenuhi standar emisi dapat menjadi salah satu penyebab utama polusi udara, melalui gas berbahaya seperti karbon monoksida (CO), hidrokarbon (HC), dan nitrogen oksida (NOx).

Lihat Juga

"Uji emisi ini kami mulai dengan kendaraan roda empat yang berbahan bakar Pertamax atau dengan kandungan oktan 92. Tujuannya untuk memeriksa apakah emisi yang dihasilkan kendaraan masih dalam batas aman, agar tidak mencemari lingkungan," ujar Safwana ketika ditemui di lokasi kegiatan.

DLH PPU menargetkan 100 unit kendaraan dinas untuk diuji pada tahap awal ini. Safwana juga menjelaskan bahwa seluruh kendaraan dinas di PPU akan diikutsertakan dalam uji emisi secara menyeluruh, termasuk kendaraan berbahan bakar solar yang akan diuji tahun depan.

"Kami ingin memastikan bahwa semua kendaraan dinas di lingkungan Pemkab PPU diuji emisi karbonnya, baik yang berbahan bakar pertamax maupun solar, demi menjaga kualitas udara," tambahnya.

Dalam uji emisi tersebut, beberapa kendaraan dinas diketahui tidak lolos standar emisi yang ditetapkan. Hal ini, menurut Safwana, disebabkan oleh usia kendaraan yang mempengaruhi batasan emisi. Misalnya, kendaraan yang diproduksi sebelum tahun 2007 memiliki batas CO sebesar 4% dan HC 1000 PPM, sementara kendaraan yang lebih baru memiliki batas emisi yang lebih ketat.

Safwana menekankan bahwa uji emisi ini juga bermanfaat untuk mengetahui kondisi mesin kendaraan, sehingga selain menjaga lingkungan, pemilik kendaraan juga bisa lebih waspada terhadap kerusakan mesin yang mungkin terjadi akibat emisi yang tidak optimal.

"Kendaraan yang tidak lolos uji emisi perlu mendapatkan perawatan lebih lanjut. Kami akan menginformasikan hasilnya kepada dinas terkait agar perawatan kendaraan dilakukan lebih intensif," pungkasnya.  (adv/kominfoppu)

    Berita Terkait

    Cover
    Berita Terkini

    Aliansi Suara Keadilan Serukan Putusan PN Gowa Berdasarkan Hukum dan Fakta Persidangan

    NURrr Aminn 1 hari lalu

    Baca
    Cover
    Berita Terkini

    Rumah Warga Turungan Baji Roboh Tertimpa Pohon, Pemuda Minta Pemda Sinjai Hadir

    BeritaBenua.com 5 hari lalu

    Baca
    Cover
    Berita Terkini

    DESA SAOTENGAH RESMI MEMILIKI PEMIMPIN BARU

    Xiao huli 6 hari lalu

    Baca
    Cover
    Berita Terkini

    Jelang HUT RI ke-81, Warga di Turungan Baji Sinjai Barat Justru Sibuk Swadaya Perbaiki Jalan Rusak

    BeritaBenua.com 10 hari lalu

    Baca
    Cover
    Berita Terkini

    Semarak HUT RI ke-81, Corner & Clean Gelar Turnamen Domino Cup I 2026

    Arrang Saz 10 hari lalu

    Baca