SINJAI, Beritabenua- Jalan penghubung Kecamatan Sinjai Barat dengan Kecamatan Bulupoddo yang terletak di Dusun Soppeng, Desa Turungan Baji, hingga kini belum juga menuai titik terang.
Pasalnya, beberapa bulan lalu, Pj Bupati Sinjai yang masih dijabat oleh TR. Fashul Falah menginstruksikan agar segera dikerjakan melalui program Tentara Manunggal Masuk Desa (TMMD).
Sidang DKU Ungkap Indikasi Pelanggaran Prosedur Pemilma di UIN Alauddin, Empat Saksi Ajukan Bukti
Arrang Saz • 2 hari lalu
Berita Terkini
Komitmen Dalam Edukasi, Penerbit KBM Indonesia Sumbang Ratusan Buku ke Kopitani Merdeka di Sinjai
BeritaBenua.com • 2 hari lalu
Berita Terkini

Namun, faktanya program TMMD justru dilaksanakan di tempat lain, bukan di Sinjai Barat.
Gelombang Protes Warga Tolouwi Tuntut Transparansi Dana Desa
Titik Puspita • 3 hari lalu
Berita Terkini
Langkah Awal Kepengurusan Baru, PC IMM Blora Bangun Koalisi Strategis dengan Pemkab
Titik Puspita Sari • 3 hari lalu
Berita Terkini
Hal itu membuat warga Desa Turungan Baji kecewa, dan menilai pemerintah Kabupaten Sinjai tidak amanah terhadap pemimpin sebelumnya.
“Iya sebelumnya sudah ada disposisi Pj Bupati Sinjai. Tapi setelah Pj Bupati pindah, pembangunan yang direkomendasikan juga nampaknya dialihkan” tegas pemuda Turungan Baji, Burhan. Sabtu (22/2/25).
Dirinya menilai, pemerintahan di Kabupaten Sinjai tidak amanah dalam hal pembangunan.
“Semestinya jalanan kami sudah dikerja, karena sudah berapa kali juga diukur. Bahkan pihak dari Kodim Sinjai pernah benerapa kali survei langsung. Apalagi sudah ada disposisi Pj Bupati” tegasnya.
Sehingga lanjut Burhan, jika daerahnya selalu terabaikan dalam pembangunan. Maka warga Turungan Baji akan segera melakukan tindakan.
“Kami di Desa Turungan Baji akan menggalang solidaritas dan demo besar-besaran. Karena sepertinya di Sinjai Barat ini terutama di Desa Turungan Baji memang selalu dianak-tirikan” tutupnya.
Sementara, Komandan Kodim (Dandim) 1424 Sinjai, Letkol Arm Dian Akhmad Arifandi saat dikonfirmasi, mengarahkan untuk menanyakan perihal tersebut ke Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR).
“Kakau Bapak sebagai jurnalis ini Dinas PUPR yg punya wewenang untuk jawab” tulisnya via WhatsApp.
Ia juga memaparkan program yang sedang berlangsung saat ini.
“untuk kegiatan TMMD saat ini di desa Lamattiri raja dan Lamattiri awang” tulisnya lagi.
Bahkan dirinya meminta agar langsung ditemui saat ingin konfirmasi.
“Lain kali alangkah baiknya kalau Bapak langsung ketemu pejabat, jangan pakai WA. Apalagi kalau belum kenal.” Tulisnya mengisyaratkan.
Sementara, Kepala Dinas PUPR Kabupaten Sinjai, dikonfirmasi belum memberikan tanggapan.





