NTB, Beritabenua- Desa Tolouwi, Kecamatan Monta Desa Tolouwi, Kabupaten Bima, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), pada Selasa (10/1/2026) menjadi titik puncak aksi demonstrasi masyarakat, mahasiswa, dan pemuda setempat yang menuntut keterbukaan pengelolaan dana desa.
Aksi dipicu oleh dugaan ketidakjelasan penggunaan anggaran selama hampir tiga tahun kepemimpinan Kepala Desa Ahmad S.H.
Langkah Awal Kepengurusan Baru, PC IMM Blora Bangun Koalisi Strategis dengan Pemkab
Titik Puspita Sari • sekitar 4 jam lalu
Berita Terkini
UMI Mengajar Tegaskan Komitmen Cegah Narkotika, 100 Siswa SMA 8 Makassar Antusias Ikuti Penyuluhan
BeritaBenua.com • sekitar 4 jam lalu
Berita Terkini
Koordinator lapangan aksi, Saiful, menyatakan warga merasa tidak memperoleh informasi yang transparan terkait anggaran desa. Massa juga menyoroti peran Badan Permusyawaratan Desa (BPD) yang dinilai belum optimal menjalankan fungsi pengawasan terhadap pemerintah desa.
Jalan Sappiaring Diresmikan Bupati Sinjai: Buah Konsistensi Perjuangan Anak Muda
BeritaBenua.com • sekitar 4 jam lalu
Berita Terkini
Diresmikan Bupati Sinjai, Jalan Sappiareng Kini Sudah Mulus
BeritaBenua.com • sekitar 10 jam lalu
Berita Terkini
Kepala Desa Ahmad S.H. sempat memberikan tanggapan kepada demonstran, namun pernyataannya dianggap belum menjawab tuntutan warga. Masyarakat menyatakan akan membawa persoalan ini ke Inspektorat dan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) jika tidak ada kejelasan dan langkah konkret dari pemerintah desa.
Aksi berlangsung dengan pengawalan aparat dan menjadi perhatian publik setempat, dengan harapan adanya penyelesaian yang transparan dan akuntabel.





