NTB, Beritabenua- Desa Tolouwi, Kecamatan Monta Desa Tolouwi, Kabupaten Bima, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), pada Selasa (10/1/2026) menjadi titik puncak aksi demonstrasi masyarakat, mahasiswa, dan pemuda setempat yang menuntut keterbukaan pengelolaan dana desa.
Aksi dipicu oleh dugaan ketidakjelasan penggunaan anggaran selama hampir tiga tahun kepemimpinan Kepala Desa Ahmad S.H.
Peringati Nuzulul Qur’an, Desa Tompobulu Hidupkan Semangat Qurani Lewat MTQ Tingkat Desa
BeritaBenua.com • 1 hari lalu
Berita Terkini
Dari Kampus ke Masyarakat: Tim Dosen UMI Ajak Generasi Muda Peka terhadap Kondisi Sosial Warga Mamajang
BeritaBenua.com • 3 hari lalu
Berita Terkini
Koordinator lapangan aksi, Saiful, menyatakan warga merasa tidak memperoleh informasi yang transparan terkait anggaran desa. Massa juga menyoroti peran Badan Permusyawaratan Desa (BPD) yang dinilai belum optimal menjalankan fungsi pengawasan terhadap pemerintah desa.
Warga Sipil Diduga Ditembak Oknum Polisi, PBHI Sulsel Desak Polri Usut dan Tindak Pelaku
BeritaBenua.com • 5 hari lalu
Berita Terkini
Usai Tertimpa Pohon, Warga di Sinjai Barat Renovasi Rumahnya
BeritaBenua.com • 5 hari lalu
Berita Terkini
Kepala Desa Ahmad S.H. sempat memberikan tanggapan kepada demonstran, namun pernyataannya dianggap belum menjawab tuntutan warga. Masyarakat menyatakan akan membawa persoalan ini ke Inspektorat dan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) jika tidak ada kejelasan dan langkah konkret dari pemerintah desa.
Aksi berlangsung dengan pengawalan aparat dan menjadi perhatian publik setempat, dengan harapan adanya penyelesaian yang transparan dan akuntabel.





