Gelombang Protes Warga Tolouwi Tuntut Transparansi Dana Desa

BeritaBenua.com —
Titik PuspitaPenulis
Gambar Sampul

NTB, Beritabenua- Desa Tolouwi, Kecamatan Monta Desa Tolouwi, Kabupaten Bima, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), pada Selasa (10/1/2026) menjadi titik puncak aksi demonstrasi masyarakat, mahasiswa, dan pemuda setempat yang menuntut keterbukaan pengelolaan dana desa.

Aksi dipicu oleh dugaan ketidakjelasan penggunaan anggaran selama hampir tiga tahun kepemimpinan Kepala Desa Ahmad S.H.

Koordinator lapangan aksi, Saiful, menyatakan warga merasa tidak memperoleh informasi yang transparan terkait anggaran desa. Massa juga menyoroti peran Badan Permusyawaratan Desa (BPD) yang dinilai belum optimal menjalankan fungsi pengawasan terhadap pemerintah desa.

Lihat Juga

Kepala Desa Ahmad S.H. sempat memberikan tanggapan kepada demonstran, namun pernyataannya dianggap belum menjawab tuntutan warga. Masyarakat menyatakan akan membawa persoalan ini ke Inspektorat dan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) jika tidak ada kejelasan dan langkah konkret dari pemerintah desa.

Aksi berlangsung dengan pengawalan aparat dan menjadi perhatian publik setempat, dengan harapan adanya penyelesaian yang transparan dan akuntabel.

    Berita Terkait

    Cover
    Berita Terkini

    Langkah Awal Kepengurusan Baru, PC IMM Blora Bangun Koalisi Strategis dengan Pemkab

    Titik Puspita Sari sekitar 4 jam lalu

    Baca
    Cover
    Berita Terkini

    UMI Mengajar Tegaskan Komitmen Cegah Narkotika, 100 Siswa SMA 8 Makassar Antusias Ikuti Penyuluhan

    BeritaBenua.com sekitar 4 jam lalu

    Baca
    Cover
    Berita Terkini

    Jalan Sappiaring Diresmikan Bupati Sinjai: Buah Konsistensi Perjuangan Anak Muda

    BeritaBenua.com sekitar 4 jam lalu

    Baca
    Cover
    Berita Terkini

    Diresmikan Bupati Sinjai, Jalan Sappiareng Kini Sudah Mulus

    BeritaBenua.com sekitar 10 jam lalu

    Baca
    Cover
    Berita Terkini

    HMI BADKO SULSELBAR Siap Gelar MUSDA Bersejarah, Deklarasikan Dukungan DOB Provinsi Luwu Raya

    Arrang Saz sekitar 10 jam lalu

    Baca