BULUKUMBA, Beritabenua--Pemerintah Kabupaten Bulukumba terus mengintensifkan upaya pencegahan penyakit menular, khususnya HIV/AIDS, melalui peran aktif Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Bulukumba.
Salah satu bentuk nyata dari upaya ini adalah pelaksanaan seminar edukatif tentang pencegahan HIV/AIDS yang menyasar Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Bulukumba pada Rabu, 4 Juni 2025.
Warga Sipil Diduga Ditembak Oknum Polisi, PBHI Sulsel Desak Polri Usut dan Tindak Pelaku
BeritaBenua.com • 1 hari lalu
Berita Terkini
Usai Tertimpa Pohon, Warga di Sinjai Barat Renovasi Rumahnya
BeritaBenua.com • 1 hari lalu
Berita Terkini
Dalam kegiatan tersebut, Kepala Sekretariat KPA Bulukumba, Harni Ekayanti Ishak, SKM, hadir sebagai narasumber dan memberikan pemahaman kepada para warga binaan mengenai pentingnya pencegahan dan penanggulangan HIV/AIDS.
Harni Ekayanti menjelaskan bagaimana hidup sehat dan cara mencegah penularan.Secara rinci Harni memaparkan tentang cara penularan, dampak, serta upaya pencegahan yang bisa diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Wakil Presiden ke-6 RI Try Sutrisno Meninggal Dunia di Usia 90 Tahun
Arrang Saz • 2 hari lalu
Berita Terkini
Mahasiswa KKN UIAD Desa Saotanre Gelar Penyuluhan Hukum Bertema Restorative Justice, Warga Antusias
BeritaBenua.com • 3 hari lalu
Berita Terkini
Dia pun mengajak warga binaan dapat menjadi agen perubahan untuk hidup sehat setelah menghirup udara bebas.
"HIV bisa dicegah dengan pengetahuan dan perilaku hidup sehat. Kami ingin para warga binaan bisa menjadi agen perubahan, minimal untuk dirinya sendiri saat keluar dari lembaga," ajak Harni.
Seminar pencegahan HIV/AIDS ini digelar Majelis Pimpinan Cabang (MPC) Pemuda Pancasila Kabupaten Bulukumba yang berkolaborasi dengan KPA, dan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Bulukumba.
"Kami gandeng KPA dalam kegiatan ini untuk memperingati Hari Lahir Pancasila yang jatuh pada 1 Juni," kata Ketua Bidang Pemberdayaan Perempuan Pemuda Pancasila Bulukumba, Ummu Aimah, S.Pd., M.Pd.
“Dengan pengetahuan yang cukup, kita bisa mencegah penularan IMS dan menjaga diri serta lingkungan tetap sehat,” ujar Ummu Aimah.
Seminar tersebut mendapat sambutan positif dari para warga binaan yang antusias mengikuti sesi diskusi dan tanya jawab.
Panitia berharap kegiatan ini mampu meminimalisir risiko penyebaran HIV/AIDS di lingkungan Lapas, serta turut meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya menjaga kesehatan seksual.





