MAKASSAR, Beritabenua- Upaya penanganan dan pemeliharaan gangguan terus dilakukan secara konsisten untuk menjaga kualitas layanan kepada pelanggan. Tim teknis disiagakan selama 24 jam agar setiap gangguan yang muncul dapat segera ditangani dan tidak berdampak berkepanjangan terhadap aktivitas pelanggan. Langkah ini menjadi bagian dari komitmen dalam menghadirkan layanan yang andal, stabil, dan berorientasi pada kenyamanan pelanggan.
Tawarkan Energi Baru untuk Karang Taruna Sinjai, Ini Profil Iksan Bil Nazhari
BeritaBenua.com • 1 hari lalu
Berita Terkini
LPG dan BBM Langkah Di Sulsel, Presiden Mahasiswa UIT Makassar Soroti Kinerja Pemerintah
NURrr Aminn • 2 hari lalu
Berita Terkini
Setiap laporan gangguan yang masuk melalui pusat layanan pelanggan langsung diteruskan ke tim lapangan untuk ditindaklanjuti. Tim melakukan identifikasi awal, analisis penyebab gangguan, serta tindakan perbaikan sesuai standar operasional yang berlaku. Selain penanganan insidentil, pemeliharaan preventif juga dilakukan secara rutin untuk meminimalkan potensi gangguan di masa mendatang.
BEM UIT Resmi Dilantik untuk Periode 2026–2027, Usung Gerakan Mahasiswa Progresif dan Berdampak
NURrr Aminn • 3 hari lalu
Berita Terkini
Antrean SPBU Terjadi di Sejumlah Daerah, Achmad Fauzan Pastikan Stok BBM Aman
Arrang Saz • 3 hari lalu
Berita Terkini
Dalam pelaksanaannya, prinsip keselamatan kerja, ketepatan waktu, dan kualitas hasil perbaikan selalu menjadi prioritas. Seluruh aktivitas pemeliharaan dicatat dan dievaluasi sebagai bahan peningkatan layanan secara berkelanjutan. Dengan sistem kerja yang terintegrasi antara pusat kendali, tim lapangan, dan layanan pelanggan, proses penanganan gangguan dapat berjalan lebih efektif dan transparan.
“Penanganan gangguan kami lakukan secepat mungkin dengan tetap mengutamakan keselamatan dan kualitas pekerjaan. Kami ingin memastikan pelanggan tetap merasa nyaman dan tidak terganggu aktivitasnya,” kata Yan Alfino Simaanjuntak. Ia menambahkan bahwa peningkatan kompetensi tim terus dilakukan melalui pelatihan rutin dan pembaruan prosedur kerja agar layanan semakin responsif dan profesional.
Melalui upaya ini, diharapkan kepercayaan pelanggan terhadap layanan yang diberikan dapat terus terjaga dan meningkat. Penanganan dan pemeliharaan gangguan bukan hanya menjadi tanggung jawab teknis semata, tetapi juga wujud komitmen dalam menghadirkan kenyamanan, keamanan, dan kepuasan bagi seluruh pelanggan.





