Panrita Literasi dan UIAD Sinjai Gelar Perayaan Hari Buku Sedunia

BeritaBenua.com —
Arrang SazPenulis
Gambar Sampul

SINJAI, Beritabenua—Peringatan Hari Buku Sedunia di Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan, tidak sekadar seremoni. Melalui kolaborasi Panrita Literasi Institute dan Universitas Islam Ahmad Dahlan (UIAD) Sinjai, momentum ini dimanfaatkan untuk menguatkan budaya membaca di tengah tantangan era digital.

‎Kegiatan yang berlangsung di Auditorium H. M. Amir Said, Kampus UIAD Sinjai, Kamis (23/4/2026), menghadirkan beragam agenda, mulai dari pameran buku, dialog kepenulisan, hingga pelatihan bantuan hidup dasar. Tak hanya itu, kegiatan ini juga dirangkaikan dengan hiburan kreatif anak serta festival jajanan lokal dan pangan murah hasil kerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Sinjai, Bulog, dan komunitas UMKM.

‎Acara tersebut dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Rektor UIAD Sinjai, kepala organisasi perangkat daerah (OPD), para kepala sekolah, serta pelajar dari berbagai jenjang di Kabupaten Sinjai.

‎Mewakili Bupati Sinjai, Asisten III Bidang Administrasi Umum Setdakab Sinjai, Andi Ariyani Djalil, menilai derasnya arus informasi di era digital menjadi tantangan serius bagi budaya literasi. Menurut dia, kebiasaan membaca kini kerap tergerus oleh penggunaan gawai dan hiburan instan.

‎“Tanpa membaca, tidak ada ilmu. Tanpa ilmu, tidak ada kemajuan. Karena itu, mari kita tumbuhkan kembali kecintaan terhadap buku,” ujar Ariyani saat membacakan sambutan Bupati.

‎Ia juga mengapresiasi penyelenggaraan pameran buku yang dinilai membuka akses masyarakat terhadap bahan bacaan berkualitas. Pemerintah daerah, kata dia, berkomitmen mendukung penguatan literasi melalui kebijakan anggaran, penyediaan ruang baca publik, serta kolaborasi dengan pegiat literasi.

‎Lebih jauh, Ariyani mengajak agar setiap desa dan kelurahan memiliki sudut baca, sehingga buku menjadi kebutuhan sehari-hari, bukan sekadar pelengkap kegiatan pendidikan formal.

‎Ketua panitia kegiatan, Yani Mirsal, menjelaskan rangkaian perayaan berlangsung selama empat hari, 23–26 April 2026, dengan mengusung tema “Membaca, Berkreasi, Menginspirasi”. Seluruh kegiatan dipusatkan di Kampus UIAD Sinjai.

‎Menurut dia, peringatan Hari Buku Sedunia harus dimaknai sebagai pengingat bahwa membaca bukan hanya tradisi, melainkan kebutuhan esensial dalam menghadapi perkembangan zaman.

‎“Kolaborasi antar-lembaga menjadi kunci dalam membangun ekosistem literasi yang berkelanjutan di Sinjai,” ujarnya.

‎‎Ia berharap kegiatan ini dapat menjadi pemantik lahirnya generasi muda yang cerdas, kritis, dan berkarakter melalui penguatan budaya literasi.

‎‎Sebagai penutup, dilakukan penandatanganan nota kesepahaman antara Panrita Literasi Institute dan Pengadilan Negeri Sinjai. Kerja sama tersebut mencakup pengelolaan ruang literasi serta pojok bermain anak di lingkungan pengadilan, sebagai bagian dari upaya menghadirkan akses literasi yang lebih inklusif bagi masyarakat.

    Berita Terkait

    Cover
    Berita Terkini

    Melalui PM Distribusi dan Feeder OLT, PLN Icon Plus Pastikan Layanan Tetap Optimal di Mandai Makassar

    BeritaBenua.com 1 hari lalu

    Baca
    Cover
    Berita Terkini

    Optimalisasi Jaringan Digital: Preventif Maintenance OLT Huawei di Graha Praja Antang Manggala

    BeritaBenua.com 1 hari lalu

    Baca
    Cover
    Berita Terkini

    Lagi, Warga Dusun Tonrong Sinjai Barat Ditandu Menuju Puskesmas untuk Berobat

    BeritaBenua.com 3 hari lalu

    Baca
    Cover
    Berita Terkini

    Masjid Islamic Center Sinjai Disulap Jadi Jemuran dan Ruang Istirahat Pekerja di Tengah Proyek Sekolah Rakyat Rp245 M, Warga Geram

    Arrang Saz 4 hari lalu

    Baca
    Cover
    Berita Terkini

    Jurnalis Sinjai FC Tampil Spartan, Buat UIAD FC Bertekuk Lutut

    Arrang Saz 6 hari lalu

    Baca