SINJAI, Beritabenua - Putri, anak sebelas tahun yang menderita penyakit penyumbatan pada usus setelah dirawat di Rumah Sakit (RS) Wahidin Makassar selama dua minggu dan telah dioperasi dua kali selama dirawat, menghembuskan napas terakhirnya jelang magriba. Sabtu (27/06/2026) sore kemarin.
Diketahui, Putri merupakan anak dari Hasir dan Rismawati yang masing-masing berdomisili di Dusun Tonrong, Desa Terasa, Kecamatan Sinjai Barat, Kabupaten Sinjai.
Kejari Sinjai Musnahkan Barang Bukti 48 Perkara, Sabu hingga 839 Butir Trihexyphenidyl
Arrang Saz • 2 hari lalu
Berita Terkini
Jalan Rusak di Wajo Jadi Sorotan, Eks Sekjen DEMA UINAM: Masyarakat Butuh Jalan, Bukan Polemik
Xiao huli • 3 hari lalu
Berita Terkini
Putri diketahui sebagai siswi SD 239 Laha-Laha, kelas V, berprestasi dan telah mengikuti banyak kegiatan sekolah sebelum ia sakit.
Sempat viral karena ditandu menggunakan sarung saat sakit. Kemarin malam mayatnya berangkat dari Makassar menggunakan mobil ambulance dan tiba di Dusun Soppeng, Desa Turungan Baji sekitar pukul 1:30 Wita dini hari kemudian mayatnya kembali ditandu menuju rumah tempat tinggalnya di Dusun Tonrong.
Gubernur Lepas Angkatan Pertama SMA Unggul Garuda, Titip Harumkan Nama Daerah
Xiao huli • 4 hari lalu
Berita Terkini
Dishut Kaltara Tegaskan Pengadaan Motor Operasional KPH Malinau Berjalan Sesuai Ketentuan
Xiao huli • 4 hari lalu
Berita Terkini
Karena akses jalan rusak dan tidak bisa dilalui kendaraan roda empat mayat Putri terpaksa ditandu oleh keluarga dan warga sejauh dua kilometer menggunakan Sarung.
"Iye ini kebetulan ponakan saya dan sudah lama dirawat di rumah sakit Wahidin Makassar, kemarin menjelang magrib saya ditelepon oleh neneknya bahwa ponakan saya ini sudah tidak ada (meninggal)“ kata Syamsul.
Karena jalan tanah licin dan berlumpur akibat hujan sehingga mobil tidak bisa masuk dan mayatnya terpaksa ditandu.
“Mauatnya telah kami tandu menggunakan sarung dan bambu sejauh dua kilometer dan melewati jembatan dan jalan bebatuan dan sebagian jalan tanah“ jelas Syamsul.
Selain itu, dirinya juga menyampaikan beberapa pesan kepada masyarakat.
"Saya berduka namun juga bersyukur dan terimakasih kepada semua masyarakat luas dan juga keluarga dekat banyak yang mendoakan ponakan saya ini karena viral di sosial media termasuk Facebook“ ujar Syamsul.





