JAKARTA, Beritabenua.com - Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Jakarta memutuskan untuk memecat empat pengurus Lembaga Bahtsul Masail Nahdlatul Ulama (LBMNU) Jakarta karena dinilai terafiliasi dengan organisasi Israel.
Ketua PCNU Jakarta, KH. Samsul Ma'arif menjelaskan bahwa pemecatan ini dilakukan setelah pihaknya melakukan investigasi dan menemukan bukti-bukti yang menunjukkan bahwa keempat pengurus LBMNU Jakarta tersebut menjalin hubungan dengan organisasi Israel.
Di Hadapan Mahasiswa Surabaya, Taruna Ikrar Titip Pesan: Jangan Jadi Penonton Kemajuan
BeritaBenua.com • sekitar 1 bulan lalu
Nasional
Tahun Baru, Beban Baru: PPN Naik Jadi 12% Resmi Berlaku
Titik Puspita Sari • lebih dari 1 tahun lalu
Nasional
"Berdasarkan hasil investigasi, kami menemukan bukti-bukti yang menunjukkan bahwa keempat pengurus LBMNU Jakarta ini menjalin hubungan dengan organisasi Israel. Hal ini bertentangan dengan prinsip-prinsip NU yang selalu menentang penjajahan Israel terhadap Palestina," ujar KH. Samsul Ma'arif dikutip dalam laman resmi NU Online, Jumat (19/7/2024).
KH. Samsul Ma'arif menambahkan bahwa pemecatan ini merupakan langkah tegas PCNU Jakarta untuk menjaga marwah dan kredibilitas organisasi. Ia juga menghimbau kepada seluruh pengurus dan anggota NU untuk selalu waspada terhadap gerakan-gerakan yang ingin memecah belah persatuan umat Islam.
Harvey Moeis Rugikan Negara Rp300 Triliun, Putusan Dinilai Tanpa Moral
Titik Puspita • lebih dari 1 tahun lalu
Nasional
Miris! Finalis Putri Nelayan di Sukabumi Diduga Dilecehkan Oknum Panitia
Titik Puspita • hampir 2 tahun lalu
Nasional
Keempat pengurus LBMNU Jakarta yang dipecat tersebut adalah: salah satunya Zainal Ma'arif dipecat usai berkunjung ke Israel dan bertemu dengan Presiden Isaac Herzog.
Ketiga lainnya adalah Mukti Ali Qusyairi, Roland Gunawan, dan Sapri Saleh. Ketiganya terlibat dalam organisasi Pusat Studi Warisan Ibrahim untuk Perdamaian (Rahim). Organisasi itu diketahui membangun hubungan kemitraan dengan Israel.





