Naik Gunung Bawakaraeng Jalur Tassoso Diduga Terjadi Pungli, Sejumlah Pendaki Protes

BeritaBenua.com —
Beritabenua
BeritabenuaPenulis
Kemeriahan saat upacaran 17-an di Gunung Bawakaraeng. (Sumber: Makassarglobal.com).

SINJAI, Beritabenua- Naik gunung selalu menjadi pilihan bagi setiap orang untuk libur di akhir pekan, menaklukkan gunung tertinggi menjadi salah satu tantangan istimewa bagi mereka yang suka perualangan.

Termasuk di Sulawesi Selatan, terdapat beberapa gunung yang sering menjadi objek pendakian para wisatawan dan mahasiswa, bahkan masyarakat umum yang punya daya tarik pada alam yang masih terjaga.

Sayangnya, belkangan ramai diperbincangkan di sosial media, terkait salah satu jalur pendakian ke gunung yang berada di Sulawesi Selatan, yakni gunung Bawakaraeng.

Sejumlah pendaki protes lantaran dipungut biaya tanpa karcis untuk mendaki lewat jalur Tassoso, Desa Gunung Perak, Kecamatan Sinjai Barat, Kabupaten Sinjai.

Beberapa pendaki menilai tindakan tersebut merupakan pungutan liar (Pungli) lantaran tanpa regulasi yang mengatur dan tanpa karcis yang diberikan.

“Iya kami satu kelompok naik gunung membayar semua Rp10.000 tanpa karcis. Pendaki lain juga membayar. Kami membayar biaya parkir juga, jadi 2 kali membayar, baru tidak ada karcis” kata pendaki asal Sinjai Barat, Lili.

Hal senada dikatakan Iswan, pemuda asal Kabupaten Bone, mengaku berangkat tanggal 03 November 2024, dan membayar dengan nominal yang sama.

“Saya membayar Rp10.000 waktu mau nakk, saat di tempat registrasi. Tapi saya tidak dikasi karcis” kata Iswan dengan nada kesal. Pada Rabu, (13/11).

Terpisah, Pemerintah Desa (Pemdes) setempat saat dikonfirmasi membenarkan, namun pihaknya mengaku sudah menegur.

“Sudah kami sampaikan, mulai besok sudah tutup, kecuali parkir” kata Sekretaris Desa (Sekdes) Gunung Perak, Hamsir. Pada Kamis, (14/11).

Namun kenyataannya, kondisi di papangan masih sama. Seorang pendaki yang enggan disebutkan namanya merekam via audio visual pada Sabtu, (16/11), pendaki masih dipungut biaya registrasi sebesar Rp10.000 tanpa karcis.

    Tim Editor

    Beritabenua
    BeritabenuaEditor

    Berita Terkait

    Cover
    Berita Terkini

    HMJ Administrasi Publik Gelar Diskusi Isu Nasional: "Tidak Ada Kabar Baik Indonesia"

    Arrang Saz sekitar 14 jam lalu

    Baca
    Cover
    Berita Terkini

    Bosan Menunggu Tindakan Pemerintah, Warga Desa Bonto Salama Patungan Perbaiki Jalan Kabupaten

    Beritabenua sekitar 17 jam lalu

    Baca
    Cover
    Berita Terkini

    IPM Sinjai Resmi Dilantik, Pemerintah Kabupaten Titip Harapan Besar pada Pembangunan SDM Pelajar

    Arrang Saz 1 hari lalu

    Baca
    Cover
    Berita Terkini

    Suara Perlawanan Tumbuh: Posko Logistik Taman Karampuang Siap Kawal Aspirasi Masyarakat

    Arrang Saz 1 hari lalu

    Baca
    Cover
    Berita Terkini

    Mahasiswa Ingatkan Pemkab Mamuju Terkait Perpanjangan Masa Jabatan Kepala Desa

    Hidayat 2 hari lalu

    Baca

    Baru