KALTIM, Beritabenua - Dalam dunia olahraga, fungsi utamanya tidak hanya menjaga kesehatan, tetapi juga mencerminkan keberagaman budaya dan sejarah yang ada di suatu daerah. Olahraga tradisional memiliki peran yang sangat vital sebagai bagian dari warisan budaya yang patut dilestarikan dan dijaga oleh generasi penerus.
Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kalimantan Timur (Kaltim), melalui Seksi Olahraga Rekreasi Tradisional dan Layanan Khusus, menyoroti festival olahraga tradisional sebagai lebih dari sekadar acara formal. Thomas Alva Edison, perwakilan dari Dispora, menekankan bahwa dalam festival ini terdapat permainan-permainan yang mencerminkan kegiatan masyarakat Indonesia.
KOAR Desak Kapolres Takalar Evaluasi Kasat Reskrim dan Kanit Unit Satu Terkait Lambannya Penanganan Perkara
NURrr Aminn • sekitar 1 jam lalu
Berita Terkini
Kepala BPOM Taruna Ikrar Dorong Kolaborasi ABG, Indonesia Menuju Pusat Inovasi Terapi Sel Dunia
BeritaBenua.com • 2 hari lalu
Berita Terkini
"Pada kegiatan tradisional ini, kami berusaha mengenalkan kembali bahwa Indonesia memiliki permainan yang bersifat kedaerahan," ujarnya.
Ia percaya bahwa dengan mengenalkan kembali permainan tradisional, masyarakat akan lebih menghargai dan mencintai budaya mereka sendiri.
Pemuda Makassar Diajak Perkuat Persatuan, Saring Informasi dan Hindari Provokasi
BeritaBenua.com • 3 hari lalu
Berita Terkini
GEOMETRI 2026 Hadir, Kompetisi Matematika Nasional Digelar di UNM Oktober Mendatang
Arrang Saz • 5 hari lalu
Berita Terkini
Dari permainan yang sederhana hingga yang membutuhkan keterampilan khusus, setiap jenis olahraga tradisional memiliki kisah yang kaya. Keberagaman ini tidak hanya menunjukkan keanekaragaman budaya daerah tetapi juga memastikan bahwa unsur dasar olahraga tetap terjaga.
"Pada kegiatan festival tradisional ini, peserta wajib membawa jenis olahraga yang dimodifikasi dengan memperbanyak unsur geraknya," imbuh Thomas.
Pendekatan ini bertujuan untuk membuat festival lebih interaktif dan menarik bagi peserta serta penonton. Festival Olahraga Tradisional ini diharapkan menjadi ajang yang efektif untuk mempromosikan budaya daerah, sehingga dapat dinikmati oleh masyarakat Indonesia secara luas.
Dengan begitu, keberadaan budaya tradisional akan terus terjaga dan menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari identitas bangsa.





