JENEPONTO, Beritabenua--Mahasiswa Universitas Hasanuddin yang tergabung dalam Kuliah Kerja Nyata (KKN) Gel. 113 gelar sosialisasi penyuluhan pencegahan stunting dengan gizi seimbang dengan pengolahan pangan lokal menjadi nugget jagung, kegiatan ini berlangsung di aula kantor desa Tarowang, Kabupaten Jeneponto, Jumat (07/02/2025).
Stunting atau gagal tumbuh adalah masalah kesehatan yang serius di Indonesia. Stunting dapat menyebabkan berbagai masalah kesehatan, seperti gangguan pertumbuhan, perkembangan kognitif yang terlambat, dan peningkatan risiko penyakit kronis.
Skincare Ilegal di Pinrang Diduga Dibaking Oknum Polisi
BeritaBenua.com • 13 menit lalu
Berita Terkini
Kinerja BPOM Dilaporkan ke Presiden, Taruna Ikrar Tekankan Integritas Pengawasan dan Daya Saing Global
BeritaBenua.com • sekitar 20 jam lalu
Berita Terkini
Melihat hal itu Mahasiswa KKN-T Unhas terjun melakukan sosialisasi dan penyuluhan untuk mencegah stunting dengan memberikan pemahaman serta edukasi dalam pemenuhan gizi seimbang kepada anak-anak.
A.Aulia Nursyahbani Mediyanto, selaku penanggung jawab kegiatan, mengatakan
Laporan Dugaan Kerugian Keuangan Daerah Dinilai Lamban, Kejari Makassar Belum Menyampaikan Hasil Penyidikan
BeritaBenua.com • 3 hari lalu
Berita Terkini
Pangdam XIV/Hasanuddin Resmikan Fasilitas Kodim 1424 Sinjai, Fokus pada Penguatan Kemanunggalan TNI
Arrang Saz • 3 hari lalu
Berita Terkini
"Dalam rangka sosialisasi penyuluhan pencegahan stunting, kami mengadakan kegiatan pengolahan pangan lokal menjadi nugget jagung. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya gizi seimbang dalam mencegah stunting, serta memberikan contoh pengolahan pangan lokal yang bergizi". ungkapnya.
"Gizi seimbang dapat diperoleh dari berbagai sumber makanan, termasuk pangan lokal. Pangan lokal seperti jagung, ubi, dan sayuran dapat diolah menjadi makanan yang bergizi dan lezat". tutup A.Aulia Nursyahbani Mediyanto, selaku penanggung jawab kegiatan.
Antusiasme yang tinggi terlihat dari peserta sosialisasi. Masyarakat Desa Tarowang menyambut baik program-program yang akan dilaksanakan oleh mahasiswa KKN-T Unhas. Mereka berharap kehadiran mahasiswa KKN-T dapat memberikan dampak positif bagi Desa Tarowang, baik dalam jangka pendek maupun jangka panjang.
Berikut Tata Cara Pengolahan Nugget Jagung
Bahan-bahan yang digunakan untuk membuat nugget jagung adalah:
- Jagung Manis
- Tepung Terigu
- Bawang Putih
- Bawang Merah
- Lada Bubuk
- Kaldu Jamur
- Telur (1-3 butir)
- Tepung panir
Cara membuat nugget jagung adalah:
1. Blender Halus Jagung,
2. Lalu Tiriskan Jagung yang sudah diblender dan ampasnya diambil sebagai olahan nugget jagung
3. Tepung terigu, tepung, telur,kaldu jamur,bawang merah bawang putih dan merica dicampurkan dengan jagung manis.
4. Adonan dicampurkan hingga rata dan dapat dibentuk.
5. Adonan dibentuk menjadi bentuk nugget.
6. Nugget jagung digoreng dalam minyak goreng yang panas hingga berwarna keemasan.
Manfaat Nugget Jagung
Nugget jagung memiliki beberapa manfaat, antara lain:
- Mengandung karbohidrat, protein, dan lemak yang seimbang.
- Mengandung vitamin dan mineral seperti vitamin B, C, dan E, serta kalium dan fosfor.
- Dapat membantu mencegah stunting dengan memberikan gizi seimbang kepada anak-anak.
- Dapat dibuat dengan bahan-bahan lokal yang mudah diperoleh.
Pengolahan pangan lokal menjadi nugget jagung dapat menjadi salah satu cara untuk mencegah stunting dengan memberikan gizi seimbang kepada anak-anak.
Kami berharap bahwa kegiatan ini dapat meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya gizi seimbang dalam mencegah stunting





