SINJAI, Beritabenua- Sejumlah mahasiswa yang dari Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) MPO Cabang Sinjai menggelar aksi unjuk rasa di depan kantor Bupati Sinjai, Rabu (07/05/2025).
Mereka menuntut evaluasi terhadap Kepala Dinas Pendidikan menyusul meningkatnya angka anak putus sekolah di Kabupaten Sinjai khususnya di Kecamatan Pulau Sembilan.
Pembangunan Rumah Tahfidz Dzikrun Mubarak di Camba Butuh Uluran Tangan, 172 Santri Menantikan Bangunan Layak
Arrang Saz • 1 hari lalu
Berita Terkini
Anggota DPRD Sinjai Soroti Proyek RSUD dan Puskesmas Manipi, Bongkar Dugaan Banting Harga
Arrang Saz • 3 hari lalu
Berita Terkini
Dalam orasinya, Ketua Umum HMI MPO, Supardi menyatakan bahwa peningkatan signifikan jumlah anak yang tidak melanjutkan pendidikan ke jenjang SMP dan SMA di usia yang masih produktif di Kecamatan Pulau Sembilan menjadi hal yang perlu diselesaikan oleh pihak pemerintah daerah kabupaten Sinjai.
“Pendidikan adalah kunci kemajuan bangsa, kegagalan dalam bidang ini adalah kegagalan mempersiapkan masa depan. Di kabupaten Sinjai ada banyaknya anak putus sekolah mulai dari sekolah dasar, SMP dan SMA yang kami temukan di lapangan ini tentu harus menjadi perhatian di usia yang masih produktif seharusnya mereka mendapatkan akses pendidikan yang baik" Kata Supardi dalam orasinya.
PC PMII Sinjai Sambangi Polres dan DPRD, Soroti Antrean BBM, Kelangkaan LPG 3 Kg hingga Pemadaman Listrik
Arrang Saz • 4 hari lalu
Berita Terkini
SPDP Terbit, Kasus Dugaan Penipuan Investasi Stone Crusher Rp6,7 Miliar Masuk Penyidikan
BeritaBenua.com • 5 hari lalu
Berita Terkini
"Hal serupa juga kami temukan di salah satu desa di Sinjai Barat dengan angka putus sekolah yang tinggi di usia produktif. Ini tentu menjadi kekhawatiran bagi masa depan apakah kadis pendidikan sengaja merawat kebodohan dan lupa akan amanat konstitusi untuk mencerdaskan kehidupan bangsa" Lanjut Supardi.
Mahasiswa menilai kelalaian dan kegagalan nyata Dinas Pendidikan dalam menjamin hak pendidikan bagi setiap anak bangsa, yang seharusnya menjadi tanggung jawab utama dinas pendidikan.
"Kami mendesak Pemerintah kabupaten sinjai harus mengevaluasi kinerja kadis pendidikan apabila terbukti tidak mampu menjalankan tugas secara profesional dan bertanggung jawab maka tidak ada alasan bagi pemerintah daerah kabupaten sinjai untuk mencopot kadis pendidikan" Tegas Supardi dalam orasinya.
Aksi berlangsung damai dan mendapat pengawalan dari aparat kepolisian. Hingga berita ini diturunkan aksi unjuk rasa masih berlangsung.





