SINJAI, Beritabenua — Madrasah Ibtidaiyah Swasta (MIS) Al-Irsyad Tangkalae melaksanakan panen perdana Program SIGAP Madrasah (Sistem Integrasi Gerakan Pangan Mandiri Madrasah) pada Senin, 22 Desember 2025, sebagai wujud nyata pembelajaran berbasis kepedulian dan kemandirian pangan.
Kuasa Hukum Korban Bongkar Dugaan Perselingkuhan Eks Supir Kepala Daerah di Sulsel
BeritaBenua.com • sekitar 6 jam lalu
Berita Terkini
GPI Sulsel Soroti Maraknya Teror terhadap Aktivis, Sebut Ancaman Serius bagi Demokrasi dan Perlindungan HAM
BeritaBenua.com • sekitar 8 jam lalu
Berita Terkini
Kegiatan panen perdana ini ditandai dengan pemberian hasil panen berupa sayuran kepada orang tua siswa, sebagai simbol berbagi dan kepedulian sosial yang menjadi nilai utama dalam Program SIGAP Madrasah.
Program ini melibatkan seluruh warga madrasah, mulai dari peserta didik, guru, hingga orang tua, dalam upaya menanamkan karakter peduli, gotong royong, dan cinta lingkungan sejak dini.
Komunitas Pintu Literasi, Duta Baca Kecamatan Tompobulu dan Duta Baca Sulawesi Selatan Berbagi Paket Sembako Duafa Ramadan
Rara • 1 hari lalu
Berita Terkini
Ratusan Pemuda Mahasiswa Islam Sulselbar: Kita Bukan Pesuruh Amerika!
BeritaBenua.com • 2 hari lalu
Berita Terkini
Panen perdana tersebut turut dihadiri oleh Pengawas Madrasah, Drs. H. Abdul Latief, S.Pd.I., MM, yang memberikan apresiasi atas inisiatif dan konsistensi MIS Al-Irsyad Tangkalae dalam menghadirkan program inovatif yang tidak hanya berorientasi pada akademik, tetapi juga pada pembentukan karakter dan ketahanan pangan berbasis satuan pendidikan.
Kepala MIS Al-Irsyad Tangkalae, Ansar.M, S.Pd, menyampaikan bahwa Program SIGAP Madrasah diharapkan menjadi sarana edukatif bagi peserta didik untuk memahami pentingnya kemandirian pangan, kerja sama, serta nilai berbagi dalam kehidupan sehari-hari.
“Madrasah bukan hanya tempat belajar di dalam kelas, tetapi juga ruang pembelajaran kehidupan. Melalui Program SIGAP Madrasah, kami ingin menanamkan nilai kepedulian, kemandirian, dan kebermanfaatan bagi sesama,” ujarnya.
Ke depan, MIS Al-Irsyad Tangkalae berkomitmen untuk terus mengembangkan Program SIGAP Madrasah agar memberikan dampak berkelanjutan, baik bagi warga madrasah maupun masyarakat sekitar.





