Ratusan Pemuda Mahasiswa Islam Sulselbar: Kita Bukan Pesuruh Amerika!

BeritaBenua.com —
avatar
BeritaBenua.comPenulis
Gambar Sampul

MAKASSAR, BeritaBenua.com – Gelombang desakan agar Pemerintah Indonesia segera keluar dari keanggotaan Board of Peace (BoP) gagasan Donald Trump kian menguat di Sulawesi Selatan. Pada Sabtu (15/3/2026) sekitar pukul 13.00 WITA, ratusan massa yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Pemuda Islam Sulselbar menggelar aksi unjuk rasa, menyuarakan penolakan tegas terhadap keterlibatan Indonesia dalam badan yang dinilai sebagai instrumen penjajahan modern.

Dalam orasinya yang membakar kesadaran, orator aksi Aji Sukman mengingatkan kembali memori kolektif bangsa akan utang sejarah terhadap Palestina. "Indonesia mempunyai utang sejarah besar. Rakyat Palestina adalah salah satu yang pertama mengakui kemerdekaan kita dari penjajahan Belanda! Dengan menyeret Indonesia ke dalam BoP, Prabowo telah mengkhianati jasa rakyat Palestina," teriaknya di depan massa aksi.

Aji menegaskan bahwa Indonesia harus konsisten pada garis politik luar negeri yang anti-penjajahan. Menurutnya, BoP bukanlah jalan menuju perdamaian dunia, melainkan karpet merah bagi hegemoni asing. "Board of Peace bukanlah jalan perdamaian, melainkan jalan penjajahan!" tegasnya disambut pekikan takbir yang menggema.

Senada dengan itu, orator lainnya, Taufik, menyoroti akar masalah yang melanda dunia Islam. Ia menyatakan bahwa langgengnya penjajahan di tanah Palestina adalah akibat dari tiadanya institusi pemersatu umat Islam di bawah naungan Khilafah Islamiyah. "Indonesia tidak seharusnya bermanis muka dengan penjajah Amerika dan Israel! Kita seharusnya menunjukkan kemarahan dan berdiri kokoh membela Palestina. Itu adalah kewajiban mutlak sesama Muslim, bukan justru tunduk pada komando negara adidaya," cetus Taufik dalam orasi politiknya.

Pantauan di lokasi, aksi yang berlangsung hingga pukul 15.00 WITA ini tetap terjaga kondusif meski tensi tuntutan yang dibawa sangat tinggi.

Di tengah suasana khidmat bulan suci Ramadan, massa aksi juga membentangkan sejumlah poster tuntutan edukatif kepada pengguna jalan sebagai bentuk kampanye penyadaran terhadap ancaman intervensi asing.

Pihak aliansi menyatakan akan terus mengonsolidasikan kekuatan hingga pemerintah secara resmi menyatakan keluar dari Board of Peace dan kembali pada kedaulatan politik yang independen dari pengaruh Amerika Serikat.

    Berita Terkait

    Cover
    Berita Terkini

    Aliansi Pemerhati Pajak Kota Makassar Soroti Pajak Mie Titi Panakkukang

    BeritaBenua.com 1 hari lalu

    Baca
    Cover
    Berita Terkini

    ‎“I Love You Bhayangkari”, Lagu Ciptaan Iptu Sukandi Tembus Kancah Musik Nasional ‎

    Arrang Saz 2 hari lalu

    Baca
    Cover
    Berita Terkini

    Muh Zaitun Ardi Dorong Pemuda Perkuat Ekonomi Lokal Lewat Koperasi Merah Putih

    BeritaBenua.com 2 hari lalu

    Baca
    Cover
    Berita Terkini

    Distaru Makassar Dibubarkan Saat Segel Bangunan Vida View, Aliansi Fasum Fasos Harap Pemerintah Jangan Kalah

    BeritaBenua.com 3 hari lalu

    Baca
    Cover
    Berita Terkini

    Proyek Sekolah Rakyat Rp245 Miliar di Sinjai Disorot, Diduga Picu Kerusakan Jalan akibat Truk Over Tonase ‎

    Arrang Saz 6 hari lalu

    Baca
    Ratusan Pemuda Mahasiswa Islam Sulselbar: Kita Bukan Pesuruh Amerika! - Berita Benua