Buron Sejak 2024, Pelaku Persetubuhan Anak Kandung di Sinjai Berhasil Diamankan

BeritaBenua.com —
Arrang SazPenulis
Gambar Sampul

SINJAI, Beritabenua - Tim Resmob Sat Reskrim Polres Sinjai mengamankan seorang pria berinisial BS (57) atas dugaan tindak pidana persetubuhan terhadap anak kandungnya yang masih di bawah umur. Penangkapan dilakukan pada Senin malam (16/2/2026) sekitar pukul 23.00 Wita.‎

‎Peristiwa tersebut terjadi pada Senin, 14 Oktober 2024 sekitar pukul 14.30 Wita di Dusun Honto, Desa Palangka, Kecamatan Sinjai Selatan, Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan. Desa Palangka berjarak kurang lebih 35 kilometer dari ibu kota kabupaten.

‎Kasi Humas Polres Sinjai, Agus Santoso, membenarkan penangkapan pelaku.

‎“Pelaku berprofesi sebagai petani dan merupakan ayah kandung korban,” ujarnya, Selasa (17/2/2026).

‎Berdasarkan keterangan kepolisian, korban pulang ke rumah dalam keadaan menangis dan mengaku telah diperkosa oleh ayahnya.

‎Korban sebelumnya diajak ke kebun oleh pelaku. Saat tiba di rumah kebun, pelaku mengeluhkan sakit perut dan meminta korban masuk untuk memijat perutnya.

‎Namun di dalam rumah tersebut, pelaku mengunci pintu dan mengancam korban menggunakan senjata tajam sebelum memaksa korban melakukan hubungan badan.

‎Korban sempat melakukan perlawanan dan berteriak, tetapi tidak berhasil.

‎Usai kejadian, pelaku mengancam korban agar tidak menceritakan peristiwa itu kepada siapa pun.

‎Pelaku kemudian melarikan diri ke luar daerah sebelum akhirnya berhasil diamankan oleh pihak kepolisian.

‎Dari hasil pemeriksaan awal, pelaku mengakui telah melakukan perbuatan tersebut sebanyak dua kali pada hari dan waktu yang sama di rumah kebunnya.

‎Kasus ini kini ditangani Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Sat Reskrim Polres Sinjai untuk pemeriksaan lebih lanjut.‎

‎Kapolres Sinjai Jamal Fathur Rakhman menegaskan bahwa penanganan perkara dilakukan secara profesional dan transparan.‎

‎“Tidak ada toleransi terhadap pelaku tindak pidana persetubuhan, terlebih jika terjadi dalam lingkup keluarga,” tegasnya.

‎Ia menambahkan bahwa proses hukum akan berjalan sesuai ketentuan perundang-undangan yang berlaku.

‎“Setiap pelaku harus mempertanggungjawabkan perbuatannya di hadapan hukum,” ujarnya.

‎Pelaku saat ini menjalani pemeriksaan di Unit PPA Polres Sinjai.

    Berita Terkait

    Cover
    Berita Terkini

    ‎Mantan Bendum DPP HIPPMAS Dukung Hj Nurbaya Toppo di Bursa Ketua Karang Taruna Sinjai

    Arrang Saz 2 hari lalu

    Baca
    Cover
    Berita Terkini

    PKC PMII Sulsel Apresiasi Respons Pertamina Urai Antrean BBM di Makassar, Dorong Pengawasan BBM Bersubsidi

    Arrang Saz 3 hari lalu

    Baca
    Cover
    Berita Terkini

    Pembangunan Rumah Tahfidz Dzikrun Mubarak di Camba Butuh Uluran Tangan, 172 Santri Menantikan Bangunan Layak

    Arrang Saz 5 hari lalu

    Baca
    Cover
    Berita Terkini

    ‎Anggota DPRD Sinjai Soroti Proyek RSUD dan Puskesmas Manipi, Bongkar Dugaan Banting Harga

    Arrang Saz 6 hari lalu

    Baca
    Cover
    Berita Terkini

    ‎PC PMII Sinjai Sambangi Polres dan DPRD, Soroti Antrean BBM, Kelangkaan LPG 3 Kg hingga Pemadaman Listrik

    Arrang Saz 7 hari lalu

    Baca
    Buron Sejak 2024, Pelaku Persetubuhan Anak Kandung di Sinjai Berhasil Diamankan - Berita Benua