SINJAI, Beritabenua - Belasan pemuda dan warga menggelar aksi unjuk rasa di depan Rumah Jabatan Bupati Sinjai, Jalan Persatuan Raya, Kecamatan Sinjai Utara, Rabu, 25 Maret 2026. Mereka memprotes kerusakan jalan di Dusun Tonrong, Desa Terasa, Kecamatan Sinjai Barat, yang dinilai tak kunjung diperbaiki.
Satukan Energi! Restu Bupati Sinjai Jadi Sinyal Kuat Kongres HIPPMAS Terlaksana Secepatnya
BeritaBenua.com • sekitar 16 jam lalu
Berita Terkini
Swadaya Warga Perbaiki Jalan di Saotengah, Peran Pemerintah Dipertanyakan
Arrang Saz • sekitar 21 jam lalu
Berita Terkini
Aksi dimulai sekitar siang hari. Massa menyampaikan tuntutan secara bergantian melalui orasi. Sejumlah spanduk dibentangkan di sekitar lokasi.
Bantah Dugaan Mafia BBM, Pengelola SPBU di Sinjai Jelaskan Prosedur Pengisian Solar
Arrang Saz • sekitar 22 jam lalu
Berita Terkini

Israil, salah satu orator, mengatakan kondisi jalan di wilayahnya telah lama diabaikan. Ia menyebut pergantian kepemimpinan daerah tidak diikuti dengan perbaikan infrastruktur di wilayah tersebut.
“Jalan di Dusun Tonrong tak pernah tersentuh perbaikan,” kata Israil.
Menurut dia, kerusakan jalan berdampak langsung pada aktivitas warga. Distribusi hasil panen terganggu, mobilitas masyarakat terbatas, dan kondisi ekonomi ikut terdampak.
Ia menegaskan kehadiran mereka untuk menuntut perhatian pemerintah daerah. Massa meminta perbaikan jalan segera direalisasikan serta pemerataan pembangunan dijalankan secara nyata.
Peserta aksi lainnya, Ipung, menilai pembangunan daerah masih terpusat di wilayah perkotaan. Ia menyebut wilayah desa, termasuk Dusun Tonrong, belum mendapat perhatian yang setara.
“Padahal itu masih bagian dari Kabupaten Sinjai, dan akses jalan di sana sangat vital bagi masyarakat,” ujar Ipung.
Massa juga menyinggung visi dan misi Bupati Sinjai terkait pemerataan infrastruktur. Mereka menilai kondisi di lapangan belum mencerminkan komitmen tersebut.
Aksi sempat memanas. Massa memblokir badan jalan di sekitar lokasi sehingga arus lalu lintas tersendat. Dorong-dorongan antara peserta aksi dan aparat kepolisian juga terjadi.
Namun, situasi dapat dikendalikan. Aparat dan koordinator lapangan menenangkan massa sehingga ketegangan tidak berkembang lebih jauh.
Massa menyatakan akan melanjutkan aksi ke Kantor Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Sinjai serta Kantor DPRD Sinjai.
Hingga berita ini diturunkan, aksi masih berlangsung.





