SINJAI, Beritabenua– Ibadah Minggu Paskah yang digelar di Rumah Ibadah Gereja Tator Klasis Bone Wilayah IV Makassar, Kabupaten Sinjai, berlangsung khidmat dan aman, Minggu (5/4/2026) malam.
Kegiatan tersebut dilaksanakan di Gereja Tator yang berlokasi di Jalan Jenderal Sudirman, Kelurahan Biringere, Kecamatan Sinjai Utara, tepat di depan RSUD Sinjai, mulai pukul 19.10 hingga 20.10 Wita.
Lagi, Warga di Tonrong Sinjai Barat Sakit Tepaksa Ditandu ke PKM Akibat Jalan Rusak
BeritaBenua.com • 1 hari lalu
Berita Terkini
UPK Paket C Digelar, 19 Warga Belajar PKBM Homeschooling Farah Uji Kompetensi
BeritaBenua.com • 3 hari lalu
Berita Terkini
Ibadah dipimpin oleh Pendeta Resky Rannu, S.Th., M.Ag., dan dihadiri sekitar 16 jemaat yang berasal dari berbagai kalangan gereja. Hadir pula Ketua Pengadilan Negeri Sinjai, Anthonie Spilkam Mona.
Dalam khotbahnya, Pendeta Resky Rannu mengangkat tema “Buang Ragi Lama” yang menekankan makna kebangkitan Yesus Kristus sebagai kemenangan atas dosa dan maut.
Ciptakan Lingkungan Nyaman, Pegawai BBI Tassililu Rutin Bersihkan Rumput
BeritaBenua.com • 3 hari lalu
Berita Terkini
BEM UMSi Dampingi Aksi Warga Kampung Boja Tuntut “Sinjai Terang”
BeritaBenua.com • 5 hari lalu
Berita Terkini
Ia menyampaikan bahwa kebangkitan Kristus menjadi simbol harapan baru bagi umat manusia. Jemaat juga diajak untuk meninggalkan sifat-sifat lama seperti dosa, kebencian, dan kemunafikan yang diibaratkan sebagai “ragi lama”.

Selain itu, jemaat diingatkan untuk hidup dalam pembaruan, dengan mengedepankan ketulusan, kebenaran, dan kekudusan sebagai “ragi yang baru”.
Pendeta Resky juga mengajak jemaat untuk menjadi saksi kebangkitan Kristus dengan membawa kabar sukacita Paskah serta menjadi teladan dalam kehidupan sosial.
Pada kesempatan tersebut, jemaat turut diimbau agar senantiasa menjaga kerukunan antarumat beragama serta berperan aktif menciptakan suasana yang aman dan kondusif di tengah masyarakat.
Sementara itu, pelaksanaan ibadah mendapat pengamanan dari aparat gabungan TNI dan Polri, serta dihadiri unsur Tripika setempat.
Secara keseluruhan, rangkaian ibadah berlangsung aman dan kondusif.





