SINJAI, Beritabenua - Duka warga Dusun Tappe'e, Kelurahan Lappa, Kecamatan Sinjai Utara, Kabupaten Sinjai, ikut dirasakan oleh keluarga besar Himpunan Masyarakat Sinjai Dewan Pengurus Cabang Morowali (HIMAS DPC Morowali). Pada Selasa, 14 April 2026.
HIMAS DPC Morowali menyalurkan bantuan kemanusiaan pada warga yang rumahnya hangus dilalap api beberapa hari lalu.
HWDI Sulsel dan AMAN SulSel Dorong Pelibatan Disabilitas dalam Kebijakan Daerah di Sinjai
BeritaBenua.com • sekitar 14 jam lalu
Berita Terkini
Jurnalis Diduga Diintimidasi Saat Liputan BBM Subsidi, SMSI dan HMI Desak Polisi Bertindak Tegas
Arrang Saz • 1 hari lalu
Berita Terkini
Bantuan berupa kebutuhan pokok, sembako, uang tunai, dan perlengkapan dasar lainnya diserahkan langsung kepada perwakilan korban di lokasi kejadian.
Wakil Ketua II HIMAS DPC Morowali, A. Amri Saiful Arma, menyampaikan dengan penuh haru bahwa bantuan ini lahir dari kepedulian tulus seluruh anggota HIMAS DPC Morowali bersama Persatuan Operator Sinjai di Morowali” jelasnya.
HUMANISTIK UMSI Gelar Debat Nasional, Dorong Peran Generasi Muda Menuju Indonesia Emas 2045
Arrang Saz • 1 hari lalu
Berita Terkini
INVE25 SIMETRIA Digelar, Mahasiswa Matematika FMIPA UNM Tampilkan Kekompakan dan Kreativitas
Arrang Saz • 1 hari lalu
Berita Terkini
Ia juga menyampaikan duka yang sedalam-dalamnya kepada keluarga yang terdampak.
“Melihat saudara kita kehilangan tempat tinggal membuat hati kami ikut pilu. Semoga bantuan ini bisa sedikit meringankan beban dan menjadi cahaya kecil di tengah kesulitan. Ini juga menjadi komitmen kami untuk terus hadir dan peduli kepada sesama, di mana pun berada," tuturnya.
Ketua Terpilih Persatuan Operator Sinjai (POS), Wiwin Adriansyah, turut menyampaikan, duka citanya.
“Kami tidak bisa tinggal diam. Salah satu korban adalah anggota Srikandi POS sekaligus keluarga besar HIMAS DPC Morowali. Rasa sakit mereka adalah rasa sakit kami juga." Terangnya.
Ia berharap semoga ini menjadi penguat bagi mereka untuk bangkit kembali.
Pihaknya juga mengajak seluruh elemen masyarakat, perantau, dan organisasi kemasyarakatan untuk bersama-sama mengulurkan tangan. Bantuan dan doa sekecil apa pun akan menjadi kekuatan besar bagi para korban untuk kembali berdiri.





