SINJAI, Beritabenua — Upaya memperkuat gerakan kemandirian petani di Kabupaten Sinjai mendapat angin segar. Dalam audiensi resmi yang digelar oleh Tani Merdeka Indonesia Sinjai, Bupati Sinjai menyampaikan kesiapannya untuk menjadi Ketua Dewan Penasehat Tani Merdeka Indonesia Sinjai, sekaligus memastikan dukungan penuh pemerintah daerah terhadap gerakan pemberdayaan petani berbasis komunitas.
AKP Andi Rahmatullah Jadi Lulusan Terbaik PPs S3 UNM
BeritaBenua.com • sekitar 7 jam lalu
Berita Terkini
Warga di Sinjai Tertimpa Musibah Kebakaran, HIMAS Morowali Salurkan Bantuan
BeritaBenua.com • 1 hari lalu
Berita Terkini
Audiensi berlangsung penuh kehangatan dan dialog konstruktif mengenai tantangan dunia pertanian saat ini, mulai dari akses pembinaan, penguatan kelembagaan, peningkatan kapasitas petani, hingga peluang hilirisasi dan pemasaran hasil tani.
HWDI Sulsel dan AMAN SulSel Dorong Pelibatan Disabilitas dalam Kebijakan Daerah di Sinjai
BeritaBenua.com • 1 hari lalu
Berita Terkini
Jurnalis Diduga Diintimidasi Saat Liputan BBM Subsidi, SMSI dan HMI Desak Polisi Bertindak Tegas
Arrang Saz • 2 hari lalu
Berita Terkini
Bupati Sinjai Hj Ratnawati Arif menyampaikan apresiasi atas tumbuhnya inisiatif dari para petani dan anak muda yang bergerak dalam ekosistem pertanian daerah.
“Gerakan seperti ini harus kita dukung bersama. Pemerintah tidak bisa berjalan sendiri, begitu pun petani. Dengan sinergi, InsyaAllah pertanian Sinjai semakin maju dan petani semakin sejahtera,” angkapnya.
Kesediaan Bupati menjadi Ketua Dewan Penasehat semakin memperkuat posisi DPD Tani Merdeka Indonesia Sinjai sebagai mitra strategis pemerintah daerah dalam mempercepat lahirnya program-program nyata yang menyentuh kebutuhan petani dari hulu hingga hilir.
Ketua DPD Tani Merdeka Indonesia Sinjai , Muhammad Arifin, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas keterbukaan Bupati.
“Ini adalah momentum besar bagi petani. Dengan hadirnya Bupati sebagai Dewan Penasehat, kami semakin percaya diri untuk bergerak lebih luas dan menghadirkan manfaat yang konkret bagi masyarakat tani,” ujarnya.
Tani Merdeka Indonesia Sinjai berkomitmen menjadi wadah kolaborasi, edukasi, dan pemberdayaan yang mendorong petani agar tidak hanya bertahan, tetapi juga naik kelas — baik dari sisi pengetahuan, inovasi, maupun kesejahteraan.
Dengan sinergi pemerintah, komunitas, dan petani, Sinjai diharapkan mampu menjadi salah satu daerah percontohan gerakan kemandirian pangan dan penguatan ekonomi desa berbasis pertanian.





