MAKASSAR, Beritabenua.com – Dalam rangka memperingati Hari Keluarga Nasional (Harganas) XXXIII Tahun 2026, Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kota Makassar melaksanakan kegiatan Pelayanan Keluarga Berencana (KB) di Puskesmas (PKM) Bara-Baraya, Kecamatan Makassar, Senin (8/6/2026).
Empat Kali Pasien Ditandu dalam Tiga Tahun Terakhir, Warga Sinjai Barat Tagih Janji Ramah Infrastruktur
Arrang Saz • sekitar 19 jam lalu
Berita Terkini
Viral Anak Ditandu 2 Kilometer di Sinjai Barat, Warga Soroti Akses Jalan dan Layanan Kesehatan
Arrang Saz • sekitar 20 jam lalu
Berita Terkini
Kegiatan ini merupakan bagian dari Pelayanan KB Serentak yang dilaksanakan secara nasional mulai 8 Juni hingga 8 Juli 2026. Program tersebut bertujuan meningkatkan akses masyarakat terhadap pelayanan kontrasepsi yang aman, berkualitas, dan gratis, sekaligus memperkuat upaya pembangunan keluarga yang berkualitas.
Hadiri Rakorda Program Bangga Kencana 2026, Kepala DPPKB Makassar Perkuat Komitmen Pembangunan Keluarga Berkualitas
BeritaBenua.com • 2 hari lalu
Berita Terkini
Audiensi DPPKB Kota Makassar Bersama Melinda Aksa Munafri, Perkuat Sinergi Pembangunan Keluarga
BeritaBenua.com • 2 hari lalu
Berita Terkini
Pelayanan KB di PKM Bara-Baraya mendapat antusiasme masyarakat, khususnya pasangan usia subur yang memanfaatkan berbagai layanan kontrasepsi yang tersedia. Selain pelayanan, petugas juga memberikan edukasi terkait pentingnya perencanaan keluarga, kesehatan reproduksi, serta peran keluarga dalam mendukung tumbuh kembang anak.
Momentum Harganas XXXIII tahun ini turut menggaungkan program nasional "Ayah Wajib Hadir", yang menekankan pentingnya keterlibatan ayah dalam pengasuhan anak dan kehidupan keluarga. Melalui kegiatan ini, DPPKB Kota Makassar tidak hanya berfokus pada peningkatan capaian peserta KB, tetapi juga mendorong terciptanya keluarga yang harmonis, sehat, dan tangguh.
DPPKB Kota Makassar berkomitmen untuk terus memperluas jangkauan pelayanan KB dan edukasi keluarga melalui kolaborasi dengan fasilitas kesehatan, penyuluh KB, serta kader di tingkat kelurahan guna mewujudkan keluarga berkualitas menuju Indonesia Emas 2045.





