SINJAI, Beritabenua – Warga Dusun Rumbia, Desa Terasa, Kecamatan Sinjai Barat secara swadaya kembali melakukan gotong royong memperbaiki jalan yang selama ini menjadi akses utama masyarakat pada Sabtu (13/6/2026).
Perbaikan dilakukan dengan dukungan dana yang dihimpun dari sejumlah warga demi memperlancar aktivitas sehari-hari.
Zainal Abidin Hasnur Gelar Reses di Sinjai Tengah, Soroti Infrastruktur dan Polemik DTSEN
Arrang Saz • sekitar 3 jam lalu
Berita Terkini
Advokat Muda Sinjai Jagokan Portugal di Piala Dunia: Kombinasi Pengalaman, Mental Juara, dan Kepemimpinan Ronaldo
Arrang Saz • 3 hari lalu
Berita Terkini
Diketahui Desa Terasa memiliki alokasi anggaran yang cukup besar setiap tahunnya, sejumlah warga menilai pembangunan yang dirasakan masyarakat masih belum maksimal, khususnya pada sektor infrastruktur jalan.
Salah seorang pemuda Dusun Rumbia, Hardiawan, mengaku prihatin dengan kondisi pembangunan di desanya. Menurutnya, Desa Terasa seharusnya mampu menjadi contoh pembangunan mengingat besarnya anggaran yang dikelola setiap tahun, Minggu (14/6/2026).
Birokrasi Mandek, HMI Tantang Nyali DPRD Sinjai Panggil Pemda Terkait Sengkarut Mutasi dan Rotasi Jabatan
Arrang Saz • 4 hari lalu
Berita Terkini
Empat Kali Pasien Ditandu dalam Tiga Tahun Terakhir, Warga Sinjai Barat Tagih Janji Ramah Infrastruktur
Arrang Saz • 5 hari lalu
Berita Terkini
“Setahu saya, Desa Terasa termasuk salah satu desa dengan anggaran cukup besar di Kabupaten Sinjai, kurang lebih mencapai Rp1 miliar per tahun. Namun sampai hari ini, masih banyak pembangunan yang belum benar-benar dirasakan masyarakat, terutama terkait infrastruktur jalan,” ujarnya.
Ia menilai pembangunan jalan seharusnya menjadi prioritas karena berhubungan langsung dengan mobilitas masyarakat, aktivitas ekonomi, akses pendidikan, hingga pelayanan kesehatan.
“Jalan merupakan kebutuhan dasar masyarakat. Ketika akses jalan baik, maka perputaran ekonomi, pendidikan, dan layanan kesehatan juga akan berjalan lebih lancar,” tambahnya.
Kondisi tersebut kemudian memunculkan pertanyaan di tengah masyarakat terkait arah penggunaan anggaran desa. Warga berharap pemerintah desa dapat memberikan perhatian lebih terhadap pembangunan infrastruktur yang dinilai masih tertinggal dan menjadi kebutuhan mendesak masyarakat.
Di lain sisi, semangat gotong royong warga Dusun Rumbia menunjukkan tingginya kepedulian masyarakat terhadap pembangunan lingkungan mereka. Meski dilakukan secara swadaya, warga berharap perbaikan jalan ke depan dapat menjadi bagian dari program prioritas pembangunan desa sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara lebih luas dan berkelanjutan.





