SINJAI, Beritabenua — Gerakan Pemuda Marhaenis (GPM) Kabupaten Sinjai secara resmi terbentuk sebagai wadah perjuangan, pengkaderan, dan pengabdian bagi generasi muda yang berlandaskan nilai-nilai Marhaenisme, Pancasila, dan semangat kerakyatan, Senin, 22/6/2026.
DPC GPM Kabupaten Sinjai dinahkodai oleh Bung Faisal Setiawan sebagai Ketua Umum. Kehadiran GPM di Kabupaten Sinjai diharapkan menjadi ruang berhimpun bagi pemuda yang memiliki kepedulian terhadap persoalan sosial, pendidikan, lingkungan, serta pembangunan daerah yang berpihak kepada kepentingan rakyat.
Kongres XVII HIPPMAS Digelar 28–30 Agustus 2026, Jadi Momentum Akhiri Dualisme dan Satukan Organisasi
Arrang Saz • sekitar 4 jam lalu
Berita Terkini
Bermodal Rekaman CCTV, Tim Resmob Polres Sinjai Ringkus Lima Terduga Pelaku Pelemparan Pos Satpol PP
Arrang Saz • 12 hari lalu
Berita Terkini
Dalam keterangannya, Ketua Umum DPC GPM Kabupaten Sinjai, Bung Faisal Setiawan, menyampaikan bahwa GPM hadir bukan hanya sebagai organisasi kepemudaan, tetapi juga sebagai gerakan ideologis yang berkomitmen membangun kesadaran kritis dan semangat gotong royong di tengah masyarakat.
"Gerakan Pemuda Marhaenis Kabupaten Sinjai hadir sebagai rumah perjuangan bagi pemuda yang ingin berkontribusi nyata untuk daerah. Kami berharap GPM mampu menjadi mitra strategis masyarakat dalam mengawal pembangunan, memperjuangkan kepentingan rakyat kecil, serta melahirkan kader-kader muda yang berintegritas, progresif, dan memiliki keberpihakan kepada kaum marhaen."
KKN Unhas Bentuk Komunitas WANUATA untuk Wadah Pemberdayaan Pemuda Desa Lamatti Riattang
Arrang Saz • 13 hari lalu
Berita Terkini
Sapa Desa HMI MPO Sinjai: Bakti Sosial, Penyuluhan, hingga Perbaikan Jalan untuk Warga Bulupoddo
Arrang Saz • 15 hari lalu
Berita Terkini
Lebih lanjut, Faisal Setiawan menegaskan bahwa tujuan utama GPM adalah memperkuat pendidikan kader, mendorong partisipasi pemuda dalam pembangunan daerah, serta menjadi jembatan aspirasi masyarakat kepada para pemangku kebijakan.
Sementara itu, Penasehat DPC GPM Kabupaten Sinjai, Bung Fathul Rahmat, memberikan arahan agar seluruh kader menjadikan organisasi sebagai sarana pengabdian dan bukan sekadar tempat berhimpun.
"GPM harus tumbuh sebagai organisasi yang menjaga nilai-nilai perjuangan, menjunjung tinggi etika, serta selalu dekat dengan rakyat. Kader GPM harus menjadi pelopor perubahan sosial yang hadir di tengah masyarakat, mendengar keluhan mereka, dan ikut mencarikan solusi atas berbagai persoalan yang dihadapi rakyat."
Ia juga menekankan pentingnya menjaga soliditas organisasi, memperkuat kaderisasi, serta membangun kolaborasi dengan berbagai elemen masyarakat demi terwujudnya Sinjai yang lebih maju, adil, dan sejahtera.





