PENAJAM, Beritabenua – Komitmen meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) terus diperkuat melalui kolaborasi lintas lembaga. Salah satunya ditunjukkan PKBM Homeschooling Farah yang menggelar kunjungan silaturahmi ke Pondok Pesantren Jannatul Firdaus, Jumat (24/7/2026), sebagai langkah awal membangun sinergi dalam mencetak generasi muda yang berkarakter, terampil, dan siap menghadapi dunia kerja.
Kedatangan rombongan PKBM Homeschooling Farah disambut hangat oleh jajaran pengurus pesantren dan puluhan santri yang mengikuti kegiatan dengan penuh antusias. Suasana kekeluargaan mewarnai pertemuan yang tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga forum diskusi mengenai pengembangan pendidikan dan peningkatan kompetensi lulusan.
Bapenda Makassar Perkuat Kolaborasi Antardaerah Tingkatkan Tata Kelola Perpajakan
NURrr Aminn • 5 hari lalu
Berita Terkini
Bapenda Makassar Kenalkan Inovasi Pembayaran Pajak Digital Melalui Lontara Plus
Xiao Huli • sekitar 3 jam lalu
Berita Terkini
Mengusung tema "Menjalin Silaturahmi untuk Meningkatkan SDM di Penajam Paser Utara Sesuai Kemampuan, Keahlian, dan Potensi Santri Setelah Lulus", kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat akses pendidikan berbasis keterampilan yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja.
Kepala PKBM Homeschooling Farah, Musfira, S.H., M.Pd., mengatakan bahwa pembekalan keterampilan praktis menjadi salah satu kebutuhan penting bagi generasi muda, termasuk para santri. Menurutnya, lulusan pendidikan tidak cukup hanya memiliki bekal akademik, tetapi juga harus dibekali kompetensi yang mampu meningkatkan daya saing di pasar kerja.
Mahasiswa Kritik Pendirian URI, Sebut Indonesia Tidak Kekurangan Perguruan Tinggi
Arrang Saz • sekitar 15 jam lalu
Berita Terkini
Dialog Publik Soroti Kerusakan Gunung Bulu Bawakaraeng, Mahasiswa Pecinta Alam Desak Evaluasi Tata Kelola Kawasan
Arrang Saz • sekitar 19 jam lalu
Berita Terkini
"Target lulusan kami adalah memiliki kompetensi yang benar-benar siap kerja. Kami ingin memastikan anak-anak kita dan masyarakat Penajam Paser Utara tidak lagi kebingungan mencari pekerjaan ataupun menentukan keterampilan yang harus dimiliki setelah menyelesaikan pendidikan," ujar Musfira.
Ia menambahkan, pendidikan berbasis kompetensi perlu terus dikembangkan agar lulusan mampu beradaptasi dengan perkembangan industri tanpa meninggalkan nilai-nilai moral dan keagamaan yang telah ditanamkan selama menempuh pendidikan.
Sebagai bentuk komitmen tersebut, PKBM Homeschooling Farah saat ini tengah menyiapkan berbagai langkah strategis melalui penjajakan kerja sama dengan perusahaan, instansi pemerintah, Kementerian Ketenagakerjaan, serta Dinas Ketenagakerjaan di daerah.
Kolaborasi itu diarahkan untuk membuka akses pelatihan kerja yang dapat diikuti masyarakat maupun alumni secara gratis, sehingga mereka memiliki kesempatan memperoleh sertifikasi dan kompetensi sesuai kebutuhan dunia usaha dan dunia industri.
Saat ini, program pelatihan masih dilaksanakan secara internal oleh PKBM Homeschooling Farah. Namun, ke depan lembaga tersebut berencana membentuk Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) resmi yang akan menyelenggarakan pelatihan berbasis kebutuhan industri, sehingga lulusan memiliki peluang lebih besar untuk terserap di dunia kerja.
Musfira menjelaskan, pendirian LPK menjadi salah satu target jangka panjang dalam mendukung peningkatan kualitas SDM lokal, sekaligus menjawab kebutuhan tenaga kerja terampil di Kabupaten Penajam Paser Utara yang terus berkembang seiring hadirnya berbagai proyek pembangunan, termasuk kawasan penyangga Ibu Kota Nusantara (IKN).
"Harapan kami, pelatihan yang diberikan nantinya benar-benar sesuai dengan kebutuhan perusahaan. Dengan begitu, setelah mengikuti pelatihan, peserta tidak hanya memiliki kemampuan, tetapi juga peluang yang lebih besar untuk langsung bekerja sesuai bidang keahliannya," jelasnya.
Melalui silaturahmi tersebut, PKBM Homeschooling Farah juga berharap terbangun sinergi yang lebih luas antara lembaga pendidikan nonformal, pondok pesantren, pemerintah daerah, serta dunia usaha dalam menciptakan ekosistem pendidikan vokasional yang berkelanjutan.
Musfira optimistis kolaborasi sejak dini akan menjadi fondasi penting bagi peningkatan kualitas SDM di Penajam Paser Utara.
"Semoga langkah ini mendapat dukungan dari seluruh pihak. Kami ingin membangun kolaborasi mulai sekarang agar alumni PKBM Homeschooling Farah, para santri, maupun masyarakat yang mengikuti pelatihan nantinya dapat tersalurkan ke dunia kerja sesuai kompetensi yang dimiliki. Dengan begitu, mereka mampu menjadi tenaga kerja yang produktif, mandiri, dan berdaya saing," pungkasnya.





