MAKASSAR, Beritabenua - Prestasi membanggakan kembali diraih oleh Pelajar Kabupaten Soppeng dalam ajang Festival Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS3N) 2026 tingkat Provinsi Sulawesi Selatan. Ulya Aqilah, siswi SMA Negeri 1 Soppeng, berhasil meraih Juara 1 cabang lomba Monolog berjudul “Kronik Warna Luka.”
PAW Kepala Desa Saotengah Resmi Tetapkan Tiga Calon, Pemuda Harapkan Pemimpin yang Dekat dengan Masyarakat
Arrang Saz • sekitar 2 jam lalu
Berita Terkini
Taruna Ikrar kepada Mahasiswa Unpad: Jangan Hanya Belajar untuk Ujian, Jawab Persoalan Kesehatan Masa Depan
BeritaBenua.com • 1 hari lalu
Berita Terkini
Karya tersebut disutradarai sekaligus ditulis oleh Muh. Ajmaldin dari Sanggar Seni Kawali, yang bersama tim crew telah mempersiapkan penampilan dengan penuh dedikasi dan kerja keras.
Kongres XVII HIPPMAS Digelar 28–30 Agustus 2026, Jadi Momentum Akhiri Dualisme dan Satukan Organisasi
Arrang Saz • 6 hari lalu
Berita Terkini
Taruna Ikrar Sebut RSPON Memiliki Modal Besar Menjadi Rumah Sakit Rujukan Dunia
BeritaBenua.com • 10 hari lalu
Berita Terkini
Kemenangan ini menjadi momen yang penuh rasa bangga sekaligus haru. Perasaan bahagia dan campur haru begitu terasa ketika Seluruh tim crew menyaksikan hasil pengumuman dan mengetahui bahwa mereka berhasil meraih posisi Juara 1 tingkat Provinsi Sulawesi Selatan.
Keberhasilan ini tidak hanya menjadi kebanggaan bagi Ulya Aqilah dan tim, tetapi juga bagi SMA Negeri 1 Soppeng, keluarga, serta masyarakat Kabupaten Soppeng, Prestasi tersebut menjadi bukti bahwa talenta dan kreativitas generasi muda Soppeng mampu bersaing di tingkat provinsi.
Dengan diraihnya Juara 1 ini, Ulya Aqilah bersama tim akan melanjutkan perjuangan ke tingkat nasional pada ajang FLS3N mendatang.
“Kami siap memberikan penampilan terbaik dan berjuang semaksimal mungkin untuk mengharumkan nama Kabupaten Soppeng serta Provinsi Sulawesi Selatan di tingkat nasional.” ujar Ajmal anak sanggar seni kawali sekaligus pelatih monolog.
Semoga langkah Ulya Aqilah dan seluruh tim dalam membawa karya “Kronik Warna Luka” ke tingkat nasional dapat kembali meraih prestasi terbaik dan menjadi inspirasi bagi generasi muda untuk terus berkarya dan mengukir prestasi.





