SINJAI, Beritabenua—Panitia Pemilihan Kepala Desa Antar Waktu (PAW) Desa Saotengah, Kecamatan Tellulimpoe, Kabupaten Sinjai, resmi menetapkan tiga calon yang akan mengikuti tahapan selanjutnya dalam proses pemilihan Kepala Desa Saotengah.
Tiga calon yang ditetapkan, yakni Makmur Mappi, Agus Mubarak, dan Sudirman penetapan tiga calon tersebut menjadi momentum penting bagi masyarakat Desa Saotengah dalam menentukan sosok yang nantinya akan diberikan amanah untuk memimpin dan melanjutkan pembangunan desa. Ketiga calon diharapkan mampu menawarkan gagasan serta program yang berpihak pada kepentingan dan kebutuhan masyarakat.
Kongres XVII HIPPMAS Digelar 28–30 Agustus 2026, Jadi Momentum Akhiri Dualisme dan Satukan Organisasi
Arrang Saz • 6 hari lalu
Berita Terkini
KKN UNHAS Demonstrasikan Pembuatan Alat Tebar Pupuk Sederhana bagi Petani Desa Nipa-Nipa
Arrang Saz • 17 hari lalu
Berita Terkini
Salah seorang pemuda Desa Saotengah, Isyal Aprisal, memberikan tanggapan positif terhadap ditetapkannya ketiga calon tersebut. Ia menilai bahwa para calon yang telah ditetapkan merupakan sosok yang memiliki kompetensi dan kapasitas untuk memimpin Desa Saotengah.
Menurut Isyal, seorang kepala desa tidak hanya dituntut memiliki kemampuan dalam menjalankan pemerintahan dan pembangunan, tetapi juga harus mampu melihat, mendengar, dan memahami kondisi masyarakatnya. Pemimpin desa, kata dia, harus hadir ketika masyarakat membutuhkan, mampu menyerap aspirasi dari berbagai lapisan, serta menjadikan kepentingan masyarakat sebagai salah satu dasar dalam menentukan kebijakan.
Bermodal Rekaman CCTV, Tim Resmob Polres Sinjai Ringkus Lima Terduga Pelaku Pelemparan Pos Satpol PP
Arrang Saz • 17 hari lalu
Berita Terkini
KKN Unhas Bentuk Komunitas WANUATA untuk Wadah Pemberdayaan Pemuda Desa Lamatti Riattang
Arrang Saz • 18 hari lalu
Berita Terkini
“Saya melihat orang-orang yang terpilih sebagai calon ini adalah orang-orang yang berkompeten. Insyaallah, siapa pun yang nantinya mendapatkan amanah sebagai kepala desa, kami berharap mampu membawa Desa Saotengah ke arah yang lebih baik,” ujar Isyal Aprisal, Jumat 14/8/2026.
Ia menambahkan, masyarakat tentu memiliki harapan besar terhadap pemimpin yang mampu membangun desa bukan hanya dari sisi infrastruktur, tetapi juga memperhatikan aspek sosial, ekonomi, kepemudaan, pelayanan masyarakat, serta potensi yang dimiliki Desa Saotengah.
“Yang paling penting adalah bagaimana seorang pemimpin bisa melihat masyarakatnya. Jangan hanya melihat pembangunan secara fisik, tetapi juga bagaimana kondisi masyarakat, apa yang menjadi kebutuhan mereka, bagaimana nasib pemuda, petani, dan kelompok masyarakat lainnya. Pemimpin harus mampu hadir dan mendengarkan aspirasi masyarakat,” tambahnya.
Isyal juga berharap calon yang nantinya terpilih dapat menjadi pemimpin yang terbuka terhadap kritik dan saran serta mampu merangkul seluruh elemen masyarakat tanpa membeda-bedakan pilihan politik maupun latar belakang.
Menurutnya, proses PAW bukan semata-mata tentang siapa yang menang dan siapa yang kalah, melainkan tentang bagaimana masyarakat bersama-sama memilih sosok yang dinilai mampu membawa Desa Saotengah menuju masa depan yang lebih baik.
Ia pun mengajak masyarakat untuk menjaga suasana tetap aman, damai, dan kondusif selama seluruh tahapan pemilihan berlangsung. Perbedaan pilihan, menurutnya, merupakan bagian dari demokrasi dan tidak seharusnya menjadi alasan untuk memecah persatuan masyarakat.
“Harapan kami, ketiga calon dapat menunjukkan visi dan komitmen terbaiknya. Dan siapa pun yang nantinya terpilih, semoga benar-benar mampu menjalankan amanah, dekat dengan masyarakat, mau mendengar keluhan warga, serta membawa lebih banyak kemajuan untuk Desa Saotengah,” tutup Isyal.
Dengan resmi ditetapkannya tiga calon tersebut, masyarakat Desa Saotengah kini menantikan tahapan berikutnya dalam proses PAW Kepala Desa.
Besar harapan agar proses pemilihan berjalan secara demokratis, aman, dan menghasilkan pemimpin yang mampu membawa perubahan serta pembangunan yang berkelanjutan bagi seluruh masyarakat Desa Saotengah.





