SINJAI, Beritabenua.com - Kreativitas mahasiswa Universitas Muhammadiyah Sinjai (UMSi) dalam menghasilkan produk bernilai ekonomi turut diperkenalkan dalam kunjungan Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Wamendiktisaintek) RI, Prof. Dr. Fauzan, M.Pd., ke UMSi, Senin (14/9/2026).
Salah satu produk yang diperkenalkan yakni Savoco, inovasi kecap berbahan dasar air kelapa tua dan gula aren yang dikembangkan oleh mahasiswa UMSi program studi Bisnis Digital melalui Program Pembinaan Mahasiswa Wirausaha (P2MW) 2026.
Wujud Sinergitas, Polres Malinau Silaturahmi dengan Kodim saat HUT TNI ke-81
BeritaBenua.com • 1 hari lalu
Berita Terkini
50 Pajak Air Tanah Sinjai Bermasalah, BPK Temukan Setoran Tak Lewat Rekening Kas Daerah
Arrang Saz • 1 hari lalu
Berita Terkini
Produk tersebut diserahkan kepada Wamendiktisaintek di sela kunjungannya ke UMSi yang dirangkaikan dengan pengukuhan mahasiswa baru tahun akademik 2026/2027 dan kuliah umum di UMSi Maraja Convention Center.
Savoco menjadi salah satu bentuk kreativitas mahasiswa UMSi dalam memanfaatkan potensi bahan baku lokal menjadi produk yang memiliki nilai tambah dan nilai ekonomi. Pengembangan produk ini juga menjadi bagian dari upaya mahasiswa untuk mengembangkan kewirausahaan berbasis potensi daerah.
Rencana HKm di Wilayah Adat Barambang, AMAN Sinjai Khawatir Timbulkan Polemik
BeritaBenua.com • 2 hari lalu
Berita Terkini
Rumah Permanen di Dusun Arango Sinjai Barat Terbakar, Kerugian Ditaksir Rp100 Juta
BeritaBenua.com • 3 hari lalu
Berita Terkini
Selain berhasil dikembangkan melalui program P2MW, Savoco juga berhasil lolos dalam KMI Expo 2026 yang akan berlangsung di Purwokerto, Jawa Tengah. Keikutsertaan tersebut menjadi kesempatan bagi mahasiswa UMSi untuk membawa produk inovasi daerah ke ajang kewirausahaan mahasiswa di tingkat nasional.
Kesempatan memperkenalkan Savoco kepada Wamendiktisaintek menjadi salah satu momentum bagi tim untuk memperkenalkan hasil kreativitas mahasiswa UMSi sekaligus menunjukkan potensi pengembangan kewirausahaan mahasiswa di perguruan tinggi. Melalui Savoco, mahasiswa UMSi tidak hanya menghasilkan produk, tetapi juga berupaya mengembangkan potensi lokal menjadi inovasi yang memiliki nilai ekonomi dan peluang untuk dikembangkan secara berkelanjutan.





