MAKASSAR, Beritabenua - Ketua Panitia Dialog Kebangsaan sekaligus Menteri Kajian Strategis dan Pengembangan Jaringan BEM Universitas Indonesia Timur (UIT), Nur Amin, menekankan pentingnya keberpihakan negara terhadap petani sebagai bagian dari upaya mewujudkan ketahanan dan kedaulatan pangan nasional. Jum'at, (30/10/2026).
Hal tersebut disampaikannya dalam Dialog Kebangsaan bertema “Ekonomi, Politik, dan Pertanian (EKOPOLTAN): Di Persimpangan Politik dan Ekonomi, Menakar Keberpihakan Negara terhadap Petani dan Kedaulatan Pangan Nasional” yang berlangsung di Aula Kampus I UIT Makassar.
BEM UIT gelar dialog kebangsaan bahas ekonomi, politik, dan pertanian
NURrr Aminn • sekitar 1 jam lalu
Berita Terkini
Deklarasi Damai Berujung Ricuh, PTKP HMI Cabang Makassar Soroti Kinerja Dir Intelkam Polda Sulsel
NURrr Aminn • 1 hari lalu
Berita Terkini
Nur Amin menyampaikan bahwa dialog kebangsaan ini merupakan forum diskusi yang terbuka, kritis, dan konstruktif untuk membangun pertukaran gagasan serta memperdalam pemahaman terhadap persoalan bangsa.
“Persoalan pertanian dan ketahanan pangan memiliki posisi penting dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Namun, petani masih dihadapkan pada berbagai persoalan, mulai dari mahalnya biaya produksi, keterbatasan pupuk, ketidakstabilan harga hasil panen, hingga persoalan kesejahteraan,” ungkapnya.
Bupati Sinjai Hadiri Launching Warkop & Pelantikan DPK Tani Merdeka Indonesia di Sinjai Barat
BeritaBenua.com • 2 hari lalu
Berita Terkini
BEM UIT dan BEM Sejajaran Sampaikan Empat Tuntutan di Gedung Sementara DPRD Sulsel
NURrr Aminn • 2 hari lalu
Berita Terkini
Ia menilai bahwa keberpihakan negara terhadap petani harus diwujudkan melalui kebijakan yang nyata, bukan sekadar narasi pembangunan. Sebab, petani merupakan bagian penting dalam menjaga ketersediaan pangan dan keberlangsungan kehidupan masyarakat.
“Forum ini tidak boleh hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi harus mampu melahirkan kesadaran kritis mahasiswa untuk terus mengkaji, mengawal, dan menyuarakan berbagai persoalan yang menyangkut kepentingan masyarakat,” tegas Nur Amin.
Dialog kebangsaan ini diharapkan menjadi ruang penguatan intelektual mahasiswa sekaligus mendorong tumbuhnya kepedulian terhadap persoalan ekonomi, politik, dan pertanian. BEM UIT berkomitmen untuk terus menghadirkan ruang-ruang kajian yang kritis dan responsif terhadap berbagai persoalan masyarakat serta kebijakan publik.





