PENAJAM, Beritabenua.com – Dalam rangka memperingati Hari Pangan Sedunia ke-44 Tahun 2024, Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) di halaman Kelurahan Penajam, Kecamatan Penajam pada Rabu, (16/10/2024).
Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan akses masyarakat terhadap bahan pangan dengan harga terjangkau.
Dr. Indrayani Ajak Masyarakat Dayak Siapkan Diri Hadapi IKN, Dorong Fokus Penguatan SDM Lokal Menuju 2028
BeritaBenua.com • sekitar 13 jam lalu
Berita Terkini
Polres Sinjai Selidiki Teror Pencurian Sapi di Tellulimpoe, Polisi Minta Dukungan Warga
Arrang Saz • sekitar 15 jam lalu
Berita Terkini
Kepala DKP PPU, Waluyo, dalam sambutannya menjelaskan bahwa Hari Pangan Sedunia yang diperingati setiap tanggal 16 Oktober merupakan momentum penting untuk mengingatkan semua negara tentang tanggung jawabnya dalam memenuhi kebutuhan pangan secara berkelanjutan.
“Kekuatan setiap negara ditentukan oleh kemampuannya untuk memastikan ketahanan pangan bagi seluruh masyarakat,” ujarnya.
Teror Penculikan Sapi di Tellulimpoe, Warga Curigai Sindikat Terorganisir
Arrang Saz • 1 hari lalu
Berita Terkini
Kajian Jurnalistik Mahasiswa Perairan Sinjai, Menakar Nalar di Ruang Sederhana
Arrang Saz • 1 hari lalu
Berita Terkini
Sebagai bagian dari peringatan ini, DKP juga menyerahkan bantuan pangan secara simbolis kepada 10.618 penerima, termasuk bantuan untuk 360 balita yang mengalami gizi kurang.
Tema peringatan tahun ini adalah “Hak Atas Pangan untuk Kehidupan dan Masa Depan yang Lebih Baik,” yang mencerminkan komitmen pemerintah dalam memperhatikan kesejahteraan masyarakat.
Waluyo menambahkan bahwa Gerakan Pangan Murah (GPM) ini bertujuan untuk membantu masyarakat mendapatkan bahan pokok, terutama beras, dengan harga di bawah harga pasar.
“Kami berharap kegiatan ini dapat sedikit meringankan beban masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pangannya sehari-hari,” jelasnya.
GPM dihadiri oleh sekitar 15 tenant yang menjual berbagai bahan pangan, dan didukung oleh berbagai pihak seperti Perum Bulog, Bank Indonesia, Bankaltimtara, serta UMKM binaan Dinas yang bergerak di bidang pangan.
“Kami ingin memperkuat kolaborasi antara pemerintah, pedagang ritel, dan petani untuk menjaga ketersediaan pangan berkualitas,” imbuhnya.
Waluyo berharap, kegiatan ini dapat menjadi motivasi bagi semua pihak untuk terus berupaya dalam penyediaan pangan yang berkualitas demi memenuhi kebutuhan masyarakat di Kabupaten Penajam Paser Utara.
“Semoga kita semua terus bangkit dalam menyediakan pangan yang memadai untuk masyarakat benua Taka,” pungkasnya. (adv/kominfoppu)





