KP-FRI Tantang Kapolda Bongkar Dugaan Aktivitas Mafia Migas di Sulsel

BeritaBenua.com —
Arrang SazPenulis
Gambar Sampul

MAKASSAR, Beritabenua --Komite Pusat Federasi Rakyat Indonesia kembali memberikan tantangan kepada aparat penegak hukum wilayah Sulawesi Selatan dalam hal ini Polisi Daerah Sulawesi Selatan (Polda Sulsel) untuk fokuskan membongkar jaringan mafia migas yang kian marak terjadi di seluruh Sulawesi Selatan.

Sekertaris jendral Komite Pusat Federasi Rakyat Indonesia mengungkapkan bahwa Aktivitas mafia migas yang kian marak di Sulawesi Selatan harus menjadi atensi khusus kapolda Sul Sel, sebab dari tahun ke tahun selalu ada kasus penyelundupan, penimbunan, sampai pada penjualan BBM Subsidi yang tidak sesuai prosedur yang di perjual belikan ke parah penambang yang diduga beroperasi secara ilegal di Sulawesi Selatan.

Wahid Selaku Sekertaris jendral mengungkapkan bahwa hampir seluruh kabupaten di Sulawesi Selatan dari tahun ke tahun selalu ada kasus Mafia BBM, ini membuktikan lemahnya penegakan hukum dari aparat dan menimbulkan pertanyaan publik bahwa aktivitas tersebut diduga di backingi oleh aparat sehingga aktivitas tersebut tidak bisa di tekan.

Wahid berharap agar Kapolda Sulsel untuk segera menekankan kepada Jajaran Kapolres dan Tipidter daerah Polda Sulsel untuk lebih memperhatikan dan menjadikan aktivitas Mafia Migas menjadi antensi khusus untuk di berantas.

Fenomena ini telah memunculkan pertanyaan besar di kalangan masyarakat Sulsel: mengapa pihak berwenang terkesan tutup mata dan tidak memberikan respons yang tegas? Apakah ada oknum-oknum dalam pemerintahan dan aparat penegak hukum yang terlibat dalam praktik mafia ini? Masyarakat pun semakin resah dan kecewa dengan kinerja aparat yang seharusnya melindungi hak-hak rakyat, khususnya dalam mendapatkan BBM subsidi yang lebih murah.

Harapan Kepada Kapolda Sul Sel dan Dirreskrimsus Polda Sul Sel agar lebih intens mengawasi Distribusi Migas tersebut agar sampai pada yang seharusnya digunakan

Dan juga mengharapkan dukungan dari pemerintah dan instansi terkait untuk lebih transparan dalam pelaksanaan program subsidi BBM. Dengan adanya tindakan tegas dan transparansi, diharapkan masyarakat Sulsel dapat mendapatkan manfaat yang sebenarnya dari subsidi BBM dan tidak lagi terjebak dalam praktik-praktik yang merugikan.

    Berita Terkait

    Cover
    Berita Terkini

    Laporan Dugaan Kerugian Keuangan Daerah Dinilai Lamban, Kejari Makassar Belum Menyampaikan Hasil Penyidikan

    BeritaBenua.com sekitar 9 jam lalu

    Baca
    Cover
    Berita Terkini

    Pangdam XIV/Hasanuddin Resmikan Fasilitas Kodim 1424 Sinjai, Fokus pada Penguatan Kemanunggalan TNI

    Arrang Saz sekitar 16 jam lalu

    Baca
    Cover
    Berita Terkini

    WFH ASN Berlaku di Sinjai, HMI Soroti Kesiapan Daerah dan Resiko Gangguan Pelayanan Publik

    Arrang Saz 1 hari lalu

    Baca
    Cover
    Berita Terkini

    Warga Tonrong Audiensi dengan Bupati Sinjai, Tuntut Prioritas Pembangunan Jalan hingga Akses Wisata

    Arrang Saz 1 hari lalu

    Baca
    Cover
    Berita Terkini

    Dari Aksi ke Audiensi, Warga Boja Tagih Janji Listrik ke Pemkab Sinjai ‎

    Arrang Saz 1 hari lalu

    Baca