Terancam Tambang, Warga Desa Terasa Sinjai Barat Beri Peringatan Keras

BeritaBenua.com —
Beritabenua
BeritabenuaPenulis

SINJAI, Beritabenua-  Penolakan tambang di Kabupaten Sinjai terus bergejolak, kali ini muncul langsung dari akar rumput.

Seperti di Desa Terasa, Kecamatan Sinjai, Barat, Kabupaten Sinjai. Masyarakat bersatu menolak rencana ekspolasi pertambangan di daerahnya dengan memasang spanduk penolakan.

Tepat di gerbang masuk Desa Terasa mereka membentang spanduk dengan tulisan “KAMI MENOLAK TAMBANG PT TRINUSA RESOURCES”.

Dikonfirmasi, warga setempat mengatakan bahwa apapun alasannya masyarakat hanya tahu kalau ini tanah adat mereka.

“Ini tanah adar kami, titipan leluhur yang dijaga dengan adat dan budaya” kata Andi Rusdi. Selasa (15/7/25).

Menurutnya, ini adalah salah satu tindakan peringatan pertama agar para penambang tidak lagi menginjakkan kaki di wilayah Desa Terasa apapun alasannya.

“Ini juga salah satu bentuk peringatan kepada pemerintah setempat yang bahwa masyarakat menolak adanya tambang di Desa Terasa dan apabila pemerintah tidak berdiri bersama masyarakat maka pemerintah juga akan kami lawan” tegasnya.

    Tim Editor

    Beritabenua
    BeritabenuaEditor

    Berita Terkait

    Cover
    Berita Terkini

    APMAR Resmi Dilantik di Luwi

    Beritabenua sekitar 9 jam lalu

    Baca
    Cover
    Berita Terkini

    Penikaman dan Pengeroyokan di UIN Alauddin: Solidaritas Saintek Meledak, Kampus Dituding Gagal Hadirkan Rasa Aman!

    Arrang Saz sekitar 10 jam lalu

    Baca
    Cover
    Berita Terkini

    HMI Cabang Sinjai Sampaikan Aspirasi ke DPRD, Soroti Kenaikan PBB dan Nasib PPPK

    Arrang Saz sekitar 16 jam lalu

    Baca
    Cover
    Berita Terkini

    Kepala BPOM RI Tanam Pohon dan Kunjungi Instalasi Farmasi Rumah Sakit Hermina Makassar

    Beritabenua 1 hari lalu

    Baca
    Cover
    Berita Terkini

    Bappeda Makassar Kick Off Program Peningkatan Kapasitas Organisasi Disabilitas, Dorong Partisipasi Aktif di Pembangunan Kota

    Xiao Huli 2 hari lalu

    Baca

    Baru