MAROS, Beritabenua— Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Angkatan 78 UIN Alauddin Makassar menggelar Seminar Program Kerja (Proker) di Aula Kantor Desa Lebbo Tengae, Kecamatan Cenrana, Kabupaten Maros, Jumat (10/4/2026).
Adapun sejumlah rencana proker yang akan dilaksanakan selama masa pengabdian, yaitu mencakup bidang keagamaan, pendidikan, sosial, dan lingkungan.
Skincare Ilegal di Pinrang Diduga Dibaking Oknum Polisi
BeritaBenua.com • sekitar 4 jam lalu
Berita Terkini
Kinerja BPOM Dilaporkan ke Presiden, Taruna Ikrar Tekankan Integritas Pengawasan dan Daya Saing Global
BeritaBenua.com • sekitar 24 jam lalu
Berita Terkini
Koordinator KKN Desa Lebbo Tengae, Izzul Mukminin, menyampaikan bahwa pembelajaran yang didapatkan di bangku kuliah, akan diimplementasikan di desa Lebbo Tengae. Ia juga berharap agar seluruh elemen masyarakat dapat memberikan arahan dan bimbingan selama pelaksanaan program.
Di sisi lain, Izzul juga menyampaikan rasa terimakasih kepada masyarakat Lebbo Tengae karena telah menerima mahasiswa dengan sangat baik.
Laporan Dugaan Kerugian Keuangan Daerah Dinilai Lamban, Kejari Makassar Belum Menyampaikan Hasil Penyidikan
BeritaBenua.com • 3 hari lalu
Berita Terkini
Pangdam XIV/Hasanuddin Resmikan Fasilitas Kodim 1424 Sinjai, Fokus pada Penguatan Kemanunggalan TNI
Arrang Saz • 3 hari lalu
Berita Terkini
“Terima kasih kepada masyarakat Lebbo Tengae yang telah menerima kami dengan sangat ramah,” ucapnya.
Sementara itu kepala desa Lebbo Tegae, Suryanto Indra S.M berharap semoga kegiatan ini dapat menjadi keberkahan di desa Lebbotengae. Ia juga menyampaikan bahwa selaku tuan rumah dirinya menerima mahasiswa dengan tangan terbuka, selama yang diterima juga bersikap demikian.
Lebih lanjut ia mengingatkan mahasiswa bahwa KKN bukan hanya sekadar menyelesaikan tugas kuliah, tapi lebih berdampak positif kepada masyarakat.
"Semoga program kerja mereka berhasil, mudah-mudahan kegiatan ini menambahkan pengalaman mereka di tengah-tengah masyarakat, bekerja dan berpikir," tambahnya.
Ia juga berpesan kepada mahasiswa bahwa meskipun ada masalah, itu dapat dilewati ketika dikerjakan dengan tabah dan ikhlas.





