‎Aliansi Tonrong Menggugat Gelar Aksi di DPRD Sinjai, Diwarnai Aksi Saling Dorong dan Adu Mulut Dengan Aparat

BeritaBenua.com —
Arrang SazPenulis

Aksi unjuk rasa oleh Aliansi Tonrong Menggugat di Depan Kantor DPRD Sinjai.

‎SINJAI, Beritabenua – Aksi unjuk rasa Kembali di gelar oleh Aliansi Tonrong Menggugat di depan Kantor DPRD Kabupaten Sinjai, Tanassang, Kelurahan Alehanuae, Kecamatan Sinjai Utara, Senin (15/6/2026). Aksi unjuk rasa dilakukan untuk menyampaikan tuntutan terkait perbaikan infrastruktur jalan dan transparansi pembangunan di Desa Terasa, Kecamatan Sinjai Barat.

‎Ipung, Jendral lapangan dalam orasinya, mendesak pemerintah daerah untuk segera merealisasikan perbaikan jalan di Dusun Tonrong, Dusun Laha-Laha, dan Dusun Bonto Sunggu yang dinilai mengalami kerusakan dan telah lama dikeluhkan masyarakat. Selain menuntut transparansi perencanaan pembangunan, ia juga meminta adanya kepastian program pembangunan infrastruktur yang menyentuh kebutuhan dasar warga.

‎Salah satu orator aksi juga menyoroti akibat yang ditimbulkan buruknya kondisi jalan di Desa Tonrong. Dalam penyampaian aspirasi, mereka mengingatkan bahwa kerusakan jalan telah menyulitkan mobilitas masyarakat, termasuk akses pelayanan kesehatan. Massa menyebut beberapa warga yang membutuhkan penanganan medis terpaksa ditandu oleh keluarga maupun warga setempat untuk mendapatkan pengobatan karena kendaraan sulit menjangkau lokasi akibat kondisi jalan yang rusak berat.

‎Aksi yang berlangsung di halaman Kantor DPRD Sinjai sempat diwarnai ketegangan antara peserta aksi dan aparat keamanan.

‎Peristiwa tersebut terjadi saat sejumlah massa berupaya membakar ban bekas sebagai simbol kekecewaan terhadap lambannya penanganan persoalan infrastruktur yang mereka suarakan.

‎Upaya pembakaran ban kemudian mendapat respons dari aparat keamanan yang berjaga di lokasi. Adu mulut sempat terjadi antara Kasat Intel Polres Sinjai, AKP Hasan Loan, dengan beberapa peserta aksi ketika petugas berupaya mencegah tindakan tersebut demi menjaga keamanan dan ketertiban selama aksi berlangsung.

‎Salah satu peserta aksi, Israil, menyampaikan kekecewaannya atas larangan pembakaran ban yang dilakukan aparat keamanan. Menurutnya, tindakan tersebut merupakan bentuk pembatasan terhadap ekspresi massa aksi. ia menilai upaya pencegahan tersebut sebagai bentuk intimidasi yang berpotensi mencederai hak demokrasi dan kebebasan berekspresi dalam menyampaikan pendapat di muka umum.

‎Meski sempat terjadi ketegangan, situasi tetap dapat dikendalikan dan massa melanjutkan aksi dengan menyampaikan orasi serta tuntutan di depan Kantor DPRD Kabupaten Sinjai.

‎Hingga berita ini diturunkan, aksi unjuk rasa masih berlangsung dengan pengawalan aparat keamanan dan situasi secara umum terpantau aman serta kondusif.

Berita Terkait

Cover
Berita Terkini

Jalan Rusak Tak Kunjung Sembuh, Warga Terasa Sinjai Barat Perbaiki Secara Swadaya

Arrang Saz sekitar 19 jam lalu

Baca
Cover
Berita Terkini

Zainal Abidin Hasnur Gelar Reses di Sinjai Tengah, Soroti Infrastruktur dan Polemik DTSEN

Arrang Saz sekitar 19 jam lalu

Baca
Cover
Berita Terkini

‎Advokat Muda Sinjai Jagokan Portugal di Piala Dunia: Kombinasi Pengalaman, Mental Juara, dan Kepemimpinan Ronaldo

Arrang Saz 4 hari lalu

Baca
Cover
Berita Terkini

Birokrasi Mandek, HMI Tantang Nyali DPRD Sinjai Panggil Pemda Terkait Sengkarut Mutasi dan Rotasi Jabatan

Arrang Saz 5 hari lalu

Baca
Cover
Berita Terkini

‎Empat Kali Pasien Ditandu dalam Tiga Tahun Terakhir, Warga Sinjai Barat Tagih Janji Ramah Infrastruktur

Arrang Saz 6 hari lalu

Baca
‎Aliansi Tonrong Menggugat Gelar Aksi di DPRD Sinjai, Diwarnai Aksi Saling Dorong dan Adu Mulut Dengan Aparat - Berita Benua