SINJAI, BERITABENUA—Momentum peringatan Hari Bhayangkara ke-80 menjadi perhatian Dewan Pimpinan Cabang Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (DPC GMNI) Sinjai. Organisasi mahasiswa tersebut menilai HUT Bhayangkara tidak hanya menjadi agenda seremonial, tetapi juga menjadi ruang refleksi terhadap perjalanan institusi Polri dalam menjalankan tugas sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat. Rabu/1/7/2026.
Pengunjung Alun-Alun Sinjai Resah, Diduga ODGJ Ganggu Kenyamanan dan Rugikan Pelaku UMKM
Arrang Saz • 6 hari lalu
Berita Terkini
Alfamidi Klarifikasi Program Donasi Sisa Uang Kembalian, Dikelola BAZNAS Pusat Bukan Tingkat Kabupaten
Arrang Saz • 7 hari lalu
Berita Terkini
Dalam pernyataannya, Ketua DPC GMNI Sinjai, Hairul Mutahhir, menyebut tema HUT Bhayangkara tahun ini yakni “80 Tahun Mengabdi Polri untuk Masyarakat” harus mampu diwujudkan melalui kerja nyata dan pelayanan yang dirasakan langsung oleh masyarakat, bukan sekadar slogan tahunan.
Pihaknya menilai kepercayaan masyarakat merupakan modal utama bagi Polri dalam menjaga demokrasi serta menegakkan prinsip negara hukum. Karena itu, berbagai persoalan yang berpotensi mencederai rasa keadilan publik, seperti dugaan pelanggaran etik, kekerasan, maupun penyalahgunaan kewenangan, harus menjadi bahan evaluasi serius bagi institusi kepolisian.
Dugaan Donasi dari Sisa Uang Kembalian di Alfamidi Sinjai, Alfamidi dan BAZNAS Sinjai Berikan Klarifikasi Berbeda
Arrang Saz • 8 hari lalu
Berita Terkini
DPC Gerakan Pemuda Marhaenis Resmi Lahir di Sinjai, Bung Faisal Setiawan Nahkodai Gerakan Perjuangan Pemuda
Arrang Saz • 9 hari lalu
Berita Terkini
“Polri yang kuat bukan hanya dilihat dari kewenangan dan kekuasaannya, tetapi sejauh mana rakyat merasa aman, dilindungi, dan mendapatkan keadilan. Kekuasaan tanpa kontrol akan menjauhkan institusi dari semangat pengabdian,” ujar Ketua DPC GMNI Sinjai
DPC GMNI Sinjai juga mendorong agar momentum HUT Bhayangkara menjadi langkah memperkuat reformasi kepolisian, meningkatkan transparansi dalam penegakan hukum, serta memperkuat evaluasi internal guna menghadirkan Polri yang profesional dan humanis.
Sebagai organisasi perjuangan yang mengedepankan nilai nasionalisme dan kerakyatan, GMNI Sinjai mengingatkan bahwa wajah negara hukum harus tetap mengedepankan nilai kemanusiaan.
“Polisi harus hadir bersama rakyat, bukan berjarak dari rakyat. Kekuatan sebuah institusi bukan berasal dari rasa takut masyarakat, tetapi dari kepercayaan masyarakat,” tegasnya.
DPC GMNI Sinjai pun menyampaikan ucapan selamat Hari Bhayangkara ke-80 dan berharap pengabdian Polri terus menjadi jalan dalam menjaga kepercayaan publik serta memperkuat hubungan antara kepolisian dan masyarakat.





