TANJUNG SELOR, Beritabenua.com – Wakil Gubernur (Wagub) Kalimantan Utara (Kaltara), Ingkong Ala, S.E., M.Si., secara resmi membuka Benuanta Economic Forum (BEF) 2026 di Aula Kantor Gubernur Kaltara, Selasa (4/8).
PAW Kepala Desa Saotengah Resmi Tetapkan Tiga Calon, Pemuda Harapkan Pemimpin yang Dekat dengan Masyarakat
Arrang Saz • sekitar 4 jam lalu
Berita Terkini
Juara 1 FLS3N 2026 Tingkat Provinsi, Ulya Aqilah Siap Harumkan Nama Soppeng di Tingkat Nasional
BeritaBenua.com • sekitar 4 jam lalu
Berita Terkini
Forum ini menjadi wadah memperkuat sinergi pemerintah, Bank Indonesia (BI), pelaku usaha, akademisi dan masyarakat dalam menjaga pertumbuhan ekonomi daerah di tengah dinamika ekonomi global.
Taruna Ikrar kepada Mahasiswa Unpad: Jangan Hanya Belajar untuk Ujian, Jawab Persoalan Kesehatan Masa Depan
BeritaBenua.com • 1 hari lalu
Berita Terkini
Kongres XVII HIPPMAS Digelar 28–30 Agustus 2026, Jadi Momentum Akhiri Dualisme dan Satukan Organisasi
Arrang Saz • 6 hari lalu
Berita Terkini
Pembukaan ditandai dengan pemukulan gong secara simbolis oleh Wagub Ingkong bersama Kepala Perwakilan BI Kaltara, Agus Taufik, yang kemudian dilanjutkan dengan peluncuran website Siap SiGapKU.
Dalam sambutannya, Wagub Ingkong mengapresiasi BI Perwakilan Kaltara yang secara konsisten menyusun dan mempublikasikan laporan perekonomian daerah sebagai referensi yang kredibel dan komprehensif dalam mendukung penyusunan kebijakan pembangunan.
Ia juga mengucapkan selamat kepada Agus Taufik atas amanah barunya sebagai Kepala Perwakilan BI Kaltara dan berharap sinergi yang telah terjalin dapat terus diperkuat.
"Kami menyambut hangat kehadiran Bapak di Bumi Benuanta. Semoga kita terus bergandengan tangan mengakselerasi pertumbuhan ekonomi, mengendalikan inflasi, dan memajukan daerah yang kita cintai ini," kata Ingkong.
Ingkong menjelaskan, perang tarif dagang, gangguan rantai pasok global, dan ketidakpastian geopolitik menjadi tantangan yang turut memengaruhi perekonomian nasional maupun daerah. Meski demikian, Kaltara dinilai memiliki peluang besar berkat posisinya sebagai provinsi perbatasan yang strategis.
Menurutnya, peluang tersebut harus dimanfaatkan melalui penguatan hilirisasi sektor unggulan, pengembangan industri berbasis sumber daya alam dan energi hijau, serta pembangunan ekosistem ekonomi digital yang inklusif.
Ia menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltara untuk mendorong pertumbuhan ekonomi berkelanjutan melalui pembangunan infrastruktur konektivitas, penguatan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM), percepatan pembangunan Kawasan Industri Hijau Indonesia (KIHI) Tanah Kuning–Mangkupadi, serta perluasan kerja sama regional dan internasional guna menarik investasi produktif.
Di akhir sambutannya, Ingkong berharap laporan perekonomian Kaltara yang diseminasi dalam forum tersebut dapat dimanfaatkan sebagai dasar penyusunan kebijakan. Ia juga mendorong optimalisasi penggunaan website Neraca Pangan Kaltara “Siap SiGapKU” untuk mendukung pengendalian inflasi dan ketahanan pangan daerah.
"Mari kita bersinergi membangun Kalimantan Utara agar semakin maju, makmur dan terus tumbuh secara berkelanjutan," pungkasnya. (dkisp)





