SINJAI, Beritabenua — Musibah menimpa salah satu rumah warga di Desa Turungan Baji, Kecamatan Sinjai Barat, Kabupaten Sinjai. Kamis, (20/8/).
Sebuah pohon besar tumbang dan menimpa rumah warga hingga menyebabkan bagian bangunan mengalami kerusakan cukup parah.

Jelang HUT RI ke-81, Warga di Turungan Baji Sinjai Barat Justru Sibuk Swadaya Perbaiki Jalan Rusak
BeritaBenua.com • 5 hari lalu
Berita Terkini
Kondisi rumah pasca kejadian terlihat memprihatinkan. Material kayu dan atap bangunan rusak, sementara batang serta dahan pohon masih berserakan di sekitar rumah.
Semarak HUT RI ke-81, Corner & Clean Gelar Turnamen Domino Cup I 2026
Arrang Saz • 5 hari lalu
Berita Terkini
PAW Kepala Desa Saotengah Resmi Tetapkan Tiga Calon, Pemuda Harapkan Pemimpin yang Dekat dengan Masyarakat
Arrang Saz • 7 hari lalu
Berita Terkini
Bagian dalam rumah juga terdampak, membuat tempat tinggal tersebut tidak lagi dalam kondisi yang sepenuhnya layak dan aman untuk dihuni.
Di balik musibah tersebut, terdapat persoalan lain yang turut menjadi perhatian. Warga yang rumahnya terdampak disebut merupakan keluarga dengan kondisi ekonomi kurang mampu.
Kondisi itu mendorong tokoh pemuda setempat, Andi Saeful, meminta pemerintah daerah memberikan perhatian serius dan membantu warga terdampak.
Menurut Andi Saeful, musibah yang terjadi semakin berat bagi keluarga yang secara ekonomi memang memiliki keterbatasan. Kerusakan rumah akibat tertimpa pohon tentu membutuhkan biaya yang tidak sedikit untuk diperbaiki.
“Ini bukan hanya persoalan rumah yang rusak akibat tertimpa pohon. Kita harus melihat kondisi keluarga yang menjadi korban. Mereka hidup dalam keterbatasan, sehingga tentu sulit jika harus menanggung sendiri biaya perbaikan rumah,” ujar Andi Saeful.
Ia berharap pemerintah tidak hanya melihat peristiwa tersebut sebagai musibah sesaat, tetapi juga menjadikannya momentum untuk melihat kondisi sosial dan ekonomi keluarga korban secara lebih menyeluruh.
“Harapan kami ada intervensi pemerintah. Minimal warga mendapatkan tempat tinggal yang layak dan aman kembali. Tetapi lebih dari itu, kondisi ekonominya juga perlu mendapat perhatian agar mereka bisa perlahan meningkatkan taraf kehidupannya,” katanya.
Andi Saeful menilai kehadiran pemerintah sangat dibutuhkan ketika masyarakat menghadapi kondisi sulit, terlebih bagi warga yang memiliki keterbatasan ekonomi.
“Ketika masyarakat mengalami musibah, negara harus hadir. Pemerintah desa, pemerintah daerah dan pihak terkait perlu bersama-sama mencari solusi agar keluarga ini tidak semakin terpuruk,” tuturnya.
Karena itu, Andi Saeful kembali mendorong agar persoalan tersebut mendapat perhatian dari pemerintah, baik dalam penanganan kerusakan rumah maupun upaya peningkatan kesejahteraan keluarga korban.
“Jangan sampai setelah pohonnya dibersihkan, persoalannya dianggap selesai. Yang perlu kita pikirkan adalah bagaimana keluarga ini bisa kembali memiliki rumah yang layak dan menjalani kehidupan dengan lebih baik,” pungkasnya.
Sementara itu, Kepala Desa Turungan Baji, Sabri, membenarkan adanya peristiwa rumah warga yang tertimpa pohon tersebut.
Sabri membenarkan bahwa rumah warga mengalami kerusakan akibat tertimpa pohon besar. Kondisi tersebut menjadi perhatian pemerintah desa, terutama karena menyangkut tempat tinggal warga.
Peristiwa ini sekaligus menggambarkan bagaimana sebuah musibah dapat memberikan dampak berlapis bagi keluarga kurang mampu. Ketika rumah sebagai tempat berlindung mengalami kerusakan, persoalan ekonomi yang sebelumnya sudah berat dapat menjadi semakin kompleks.






