Politeknik BPOM Segera Masuki Tahap Baru, Taruna Ikrar Ungkap Lahan Hibah di Maros Siap Dimanfaatkan

BeritaBenua.com —
BeritaBenua.comPenulis
Gambar Sampul

JAKARTA, Beritabenua- Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) RI, Prof. dr. Taruna Ikrar, M.Biomed., Ph.D., menerima sertifikat tanah hibah seluas 10 hektare dari Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan untuk pembangunan Politeknik Pengawasan Obat dan Makanan (PoltekPOM) di Kabupaten Maros.

Sertifikat tersebut diserahkan langsung oleh Kepala BBPOM di Makassar, Yosef Dwi Irwan, didampingi Kepala Bagian Tata Usaha Kamaruddin dan Perencana Ahli Muda Yusuf Siban.

Turut mendampingi Taruna Ikrar, Plt. Sekretaris Utama BPOM Irwansyah, Kepala Biro Umum Asih, serta Staf Khusus Kepala BPOM dr. Wachyudi Muchsin.

Lahan yang berlokasi di Desa Pucak, Kecamatan Tompobulu, Kabupaten Maros, itu memiliki Nomor Identifikasi Bidang (NIB) 20.05.000046892.0, dengan luas 100.000 meter persegi (10 hektare). Dalam sertifikat tercantum pemegang hak Pemerintah Republik Indonesia c.q. Badan Pengawas Obat dan Makanan.

“Alhamdulillah, sertifikat tanah sudah terbit. Ini menjadi langkah penting untuk merealisasikan pembangunan Politeknik BPOM pertama di Indonesia Timur,” ujar Taruna Ikrar.

Sebelumnya, Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman bersama Taruna Ikrar telah menandatangani Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) dan Berita Acara Serah Terima (BAST) pada 28 Agustus 2025. Pembangunan kampus tersebut diperkirakan membutuhkan anggaran Rp1,7 triliun melalui skema tahun jamak (multiyears).

Taruna menegaskan, Politeknik BPOM di Maros diharapkan menjadi pusat pendidikan vokasi yang mencetak tenaga profesional di bidang pengawasan obat, farmasi, keamanan pangan, dan teknologi regulatori.

Kampus tersebut juga diharapkan membuka kesempatan pendidikan bagi generasi muda Indonesia Timur sekaligus memperkuat kolaborasi Academia, Business, Government (ABG) dalam mendukung ketahanan kesehatan nasional.

“Politeknik ini bukan sekadar membangun kampus, tetapi menyiapkan generasi unggul yang akan menjaga keamanan obat dan makanan bagi masyarakat Indonesia,” tegas Taruna.

Terbitnya sertifikat tanah menjadi tonggak penting menuju realisasi pembangunan Politeknik BPOM di Maros, sekaligus memperkuat komitmen pemerataan pendidikan dan pengembangan sumber daya manusia di Indonesia Timur.

    Berita Terkait

    Cover
    Berita Terkini

    GSMM Suarakan Bahaya Geng Motor, Andi Saeful Desak Polrestabes Makassar Prioritaskan Pencegahan

    NURrr Aminn • sekitar 2 jam lalu

    Baca
    Cover
    Berita Terkini

    DPD Tani Merdeka Indonesia Ketemu Bupati, Bahas Pelantikan Pengurus DPK Sinjai Barat

    BeritaBenua.com • sekitar 4 jam lalu

    Baca
    Cover
    Berita Terkini

    ‎Momentum Sumpah Pemuda DPD KNPI Sinjai Kolaborasi Tellu Cappa Law Firm, Hadirkan Gerai Hukum Gratis

    Arrang Saz • sekitar 12 jam lalu

    Baca
    Cover
    Berita Terkini

    Momentum Silaturahmi dan Penyambutan Prabu 13, OPAB GEMPA Makassar ‎Gelar Bazar

    Arrang Saz • 1 hari lalu

    Baca
    Cover
    Berita Terkini

    GEOMETRI 2026 UNM Libatkan 1.300 Peserta, Kompetisi Matematika Nusantara Resmi DiBuka

    Arrang Saz • 1 hari lalu

    Baca
    Politeknik BPOM Segera Masuki Tahap Baru, Taruna Ikrar Ungkap Lahan Hibah di Maros Siap Dimanfaatkan - Berita Benua