MAROS, Beritabenua-- Dalam rangka memastikan keamanan pangan selama bulan Ramadhan serta menjaga kualitas khususnya Takjil, UPTD Puskesmas Camba menggelar Inspeksi mendadak (sidak) di Desa dan Kelurahan se-Kecamatan Camba pada bulan Ramadhan 1446 H/2025.
Kegiatan berlangsung mulai pada tanggal 4 Maret hingga akhir bulan Ramadhan 1446 H/2025.
DPC Gerakan Pemuda Marhaenis Resmi Lahir di Sinjai, Bung Faisal Setiawan Nahkodai Gerakan Perjuangan Pemuda
Arrang Saz • sekitar 10 jam lalu
Berita Terkini
Ketika Indonesia dan Denmark Bersinergi, Taruna Ikrar Dorong Inovasi untuk Obat dan Pangan yang Lebih Aman
BeritaBenua.com • sekitar 10 jam lalu
Berita Terkini
Pemeriksaan dilakukan oleh Tim kesehatan lingkungan Puskesmas Camba guna mengetahui apakah takjil-takjil yang diperjual belikan mengandung bahan yang berbahaya seperti Formalin, Boraks dan Rodamin B dan Methyl yellow.
UPTD Puskesmas Camba telah menetapkan kegiatan ini sebagai rutinitas tahunan yang perlu dilakukan sebagai tanggung jawab pengawasan dan pembinaan Tempat Pengolahan Pangan yang berada di wilayah kerja UPTD Puskesmas Camba.
Kanit Reskrim Polsek Sinjai Utara, Turun Tangan Usut Dugaan Potongan Uang Kembalian di Alfamidi Sinjai
Arrang Saz • sekitar 14 jam lalu
Berita Terkini
Konsumen Keluhkan Uang Kembalian di Alfamidi Sinjai, Diduga Ada Potongan Tanpa Penjelasan
Arrang Saz • sekitar 18 jam lalu
Berita Terkini
Pemeriksaan tak hanya sebatas mengecek, akan tetapi juga memberikan pemahaman kepada pedagang tentang higiene sanitasi, kandungan bahan tambahan seperti pewarna atau pengawet, hingga keamanan wadah serta cara penyajian makanan
Anwar Sanitarian Puskesmas Camba, mengatakan
"Hal ini perlu dilakukan untuk mengantisipasi terjadinya kasus keracunan makanan atau kejadian luar biasa yang bisa saja terjadi" Ucapnya
Anwar juga menambahkan pentingnya komunikasi dan edukasi keamanan pangan untuk diketahui masyarakat
"Selain itu pentingnya Komunikasi, Edukasi, dan Informasi Keamanan pangan untuk dilakukan dan diketahui kepada pengusaha takjil karna ada banyak bahan tambahan pangan terlarang yang tidak boleh ada didalam pangan"
Selama pemeriksaan berlangsung belum ditemukan adanya makanan atau takjil yang mengandung zat berbahaya.
Jika ditemukan pelanggaran, tim tidak langsung memberikan sanksi berat. Sebaliknya, mereka lebih mengutamakan edukasi agar pedagang bisa memperbaiki kekurangan.
Kepala Puskesmas Camba, Hj. A. Fitriani, S.Kep.Ns, Berharap
"Semoga takjil atau makanan yang disediakan aman dikonsumsi oleh masyarakat, dan dengan upaya ini, ia berharap warga Kecamatan Camba bisa menikmati makanan yang tidak hanya lezat, tapi juga aman bagi kesehatan" Pungkasnya.





