SINJAI, Beritabenua — Sejumlah pengunjung dan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di kawasan Alun-Alun Sinjai Bersatu, Jl. Tondong, Kelurahan Biringere, Kecamatan Sinjai Utara, mengeluhkan keberadaan seseorang yang diduga mengalami gangguan jiwa (ODGJ) yang kerap berkeliaran di lokasi tersebut, Kamis (25/6/2026).
Berdasarkan informasi yang dihimpun, orang tersebut diduga beberapa kali mengganggu pengunjung, khususnya perempuan yang sedang beraktivitas di kawasan alun-alun. Selain itu, keberadaannya juga dinilai meresahkan para pelaku UMKM yang berjualan di sekitar lokasi.
PAW Kepala Desa Saotengah Resmi Tetapkan Tiga Calon, Pemuda Harapkan Pemimpin yang Dekat dengan Masyarakat
Arrang Saz • 1 hari lalu
Berita Terkini
Kongres XVII HIPPMAS Digelar 28–30 Agustus 2026, Jadi Momentum Akhiri Dualisme dan Satukan Organisasi
Arrang Saz • 7 hari lalu
Berita Terkini
Para pelaku UMKM mengaku mengalami keresahan lantaran yang bersangkutan diduga kerap mengambil sejumlah perlengkapan usaha milik pedagang, seperti gelas dan piring yang digunakan untuk melayani pembeli, serta memindahkan kursi di area tempat usaha mereka.
Menanggapi hal tersebut, Plt Kepala Dinas Sosial Kabupaten Sinjai, Andi Tenri Rawe mengatakan pihaknya sudah beberapa kali melakukan penanganan dan penertiban terhadap terduga ODGJ tersebut.
Bermodal Rekaman CCTV, Tim Resmob Polres Sinjai Ringkus Lima Terduga Pelaku Pelemparan Pos Satpol PP
Arrang Saz • 19 hari lalu
Berita Terkini
KKN Unhas Bentuk Komunitas WANUATA untuk Wadah Pemberdayaan Pemuda Desa Lamatti Riattang
Arrang Saz • 20 hari lalu
Berita Terkini
"Orang tersebut sudah sekitar 10 kali kami kembalikan ke kampungnya di Tonra. Harapan kami selaku Dinas Sosial, yang bersangkutan bisa menetap di kampungnya," ujarnya.
Ia juga menjelaskan bahwa terduga ODGJ tersebut sebelumnya telah mendapatkan penanganan medis dan pernah dimasukkan ke Rumah Sakit Dadi untuk mendapatkan perawatan.
"Kami akan kembali mengambil langkah tegas dengan memulangkan terduga ODGJ tersebut ke kampungnya di Tonra," tambahnya.
Kondisi tersebut membuat masyarakat berharap adanya perhatian dan langkah penanganan dari pihak terkait, mengingat Alun-Alun Sinjai Bersatu merupakan salah satu ruang publik yang ramai dikunjungi warga untuk beraktivitas dan bersantai.





