TANJUNG SELOR, Beritabenua.com – Sejak pagi, halaman Kantor Gubernur Kalimantan Utara dipenuhi aktivitas. Ada yang mengantre menukarkan kupon sembako, ada yang memeriksakan kesehatan, sementara sebagian lainnya mendonorkan darah.
Suasana itu menjadi gambaran bahwa peringatan Hari Koperasi Nasional (Harkopnas) tingkat Provinsi Kaltara tahun ini benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
Jalan Rusak di Wajo Jadi Sorotan, Eks Sekjen DEMA UINAM: Masyarakat Butuh Jalan, Bukan Polemik
Xiao huli • sekitar 2 jam lalu
Berita Terkini
Coffee Morning Forkopimda Perkuat Sinergi Jaga Stabilitas dan Pembangunan Kaltara
Xiao huli • 2 hari lalu
Berita Terkini
Mengusung tema “Koperasi Berdaya, Indonesia Berjaya”, rangkaian kegiatan digelar Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (Disperindagkop) Kaltara bersama mitra perbankan, Dinas Kesehatan dan Palang Merah Indonesia (PMI) dengan menghadirkan berbagai layanan publik dalam satu lokasi.
Kepala Disperindagkop Kaltara, H. Edy Suharto, S.Sos., M.T., menegaskan bahwa semangat koperasi tidak hanya berbicara soal usaha, tetapi juga kepedulian dan gotong royong.
GMNI Desak Polres Sinjai Usut Tungas Dugaan Tindak Asusila
BeritaBenua.com • 3 hari lalu
Berita Terkini
Bapenda Makassar Hadirkan Inovasi "PAMUNGKAS" untuk Optimalisasi PBB-P2 dan Layanan Perpajakan Digital
NURrr Aminn • 3 hari lalu
Berita Terkini
Karena itu, lebih dari 300 paket sembako dijual dengan harga dasar melalui sistem kupon berbasis KTP agar pembelian berlangsung tertib dan tepat sasaran.
“Tujuannya agar masyarakat bisa mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau sekaligus membantu menjaga stabilitas harga,” kata Edy.
Tak hanya berbelanja, warga juga memanfaatkan layanan kesehatan gratis dan donor darah. Antusiasme masyarakat begitu tinggi hingga jumlah peserta pemeriksaan kesehatan hampir mencapai 300 orang.
Di sisi lain, stan UMKM lokal turut menarik perhatian pengunjung dengan beragam produk unggulan yang dipamerkan sepanjang kegiatan.
Momentum Harkopnas juga menjadi ajang melihat perkembangan koperasi di Kaltara. Saat ini terdapat dua kekuatan utama, yakni koperasi konvensional dan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP).
Dari target 440 desa, sebanyak 180 gerai koperasi desa telah berdiri dan sebagian sudah beroperasi, termasuk di Kelurahan Selumit, Kota Tarakan, serta Desa Apung, Kabupaten Bulungan.
Sementara koperasi konvensional yang dibina Pemprov Kaltara berjumlah 53 unit dan terus berkontribusi menggerakkan ekonomi masyarakat.
Melalui berbagai kegiatan tersebut, Harkopnas di Kaltara tidak hanya menjadi perayaan tahunan, tetapi juga menghadirkan manfaat nyata yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat. (dkisp)





