MAKASSAR, Beritabenua - Kolonel Kav Dr. Ir. Amran Wahid, S.T., M.M., IPM., berpartisipasi sebagai penguji eksternal dalam Ujian Tutup Disertasi Program Doktor (S3) di Universitas Hasanuddin (Unhas), Makassar. Rabu, 14 Oktober 2026.
Karhutla Terjadi di Sejumlah Kecamatan, PMII Sinjai Desak Pemerintah Daerah dan APH Bertindak Tegas
BeritaBenua.com • 1 hari lalu
Berita Terkini
Politeknik BPOM Segera Masuki Tahap Baru, Taruna Ikrar Ungkap Lahan Hibah di Maros Siap Dimanfaatkan
BeritaBenua.com • 1 hari lalu
Berita Terkini
Dalam kesempatan tersebut, Amran Wahid menjadi bagian dari tim penguji promovendus Ignatus Randhy Frieder, S.I.P., M.M., yang mempresentasikan disertasi berjudul “Isomorfisme Kelembagaan dalam Pengembangan Sumber Daya Aparatur di Pemerintah Provinsi Papua Barat Daya”.
GSMM Suarakan Bahaya Geng Motor, Andi Saeful Desak Polrestabes Makassar Prioritaskan Pencegahan
NURrr Aminn • 1 hari lalu
Berita Terkini
DPD Tani Merdeka Indonesia Ketemu Bupati, Bahas Pelantikan Pengurus DPK Sinjai Barat
BeritaBenua.com • 1 hari lalu
Berita Terkini
Sebagai penguji eksternal, Amran Wahid berperan memberikan penilaian dan masukan akademik terhadap substansi penelitian, ketajaman analisis, serta relevansi temuan disertasi bagi pengembangan ilmu pengetahuan, khususnya dalam bidang administrasi pemerintahan dan pengembangan sumber daya aparatur.
Keterlibatannya dalam ujian tersebut menjadi bagian dari proses akademik untuk menguji kualitas dan kontribusi ilmiah penelitian, sekaligus mendorong pengembangan kajian mengenai penguatan kelembagaan dan peningkatan kualitas aparatur pemerintahan.

Ujian tutup disertasi ini diharapkan dapat memberikan kontribusi pemikiran bagi pengembangan tata kelola pemerintahan, khususnya dalam membangun kelembagaan yang efektif dan meningkatkan kapasitas sumber daya aparatur di lingkungan Pemerintah Provinsi Papua Barat Daya.
“Ujian tutup disertasi bukan hanya menjadi ruang untuk menguji hasil penelitian secara akademik, tetapi juga kesempatan untuk memastikan bahwa kajian yang dihasilkan memiliki kontribusi nyata bagi pengembangan ilmu pengetahuan dan praktik pemerintahan,” ujar Amran Wahid.
Ia menambahkan, kajian mengenai isomorfisme kelembagaan menjadi penting untuk memahami bagaimana proses dan dinamika kelembagaan memengaruhi pengembangan sumber daya aparatur di lingkungan pemerintahan.
“Harapannya, penelitian tersebut dapat memberikan sumbangsih pemikiran bagi penguatan kelembagaan dan peningkatan kualitas sumber daya aparatur, khususnya di Pemerintah Provinsi Papua Barat Daya,” tuturnya.
Di luar perannya sebagai penguji eksternal, Kolonel Dr. Amran Wahid dikenal meniti karier di lingkungan militer dengan sejumlah prestasi di tingkat nasional. Di tengah perjalanan pengabdiannya tersebut, ia juga menunjukkan eksistensi di bidang akademik, khususnya dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan kajian pemerintahan.
Perjalanan karier di dunia militer yang berjalan beriringan dengan kiprah akademik tersebut mencerminkan keterlibatannya dalam dua ranah pengabdian, yakni profesionalisme militer dan pengembangan keilmuan. Kehadirannya sebagai penguji eksternal dalam ujian tutup disertasi di Universitas Hasanuddin menjadi salah satu bentuk keterlibatannya dalam proses akademik, terutama dalam menguji kajian tentang pengembangan sumber daya aparatur dan kelembagaan pemerintahan.





