SINJAI, Beritabenua–Pemberian penghargaan oleh DPRD Sinjai kepada Polres Sinjai mendapat sorotan tajam dari aktivis.
Mereka menilai langkah tersebut tidak mencerminkan kondisi riil penegakan hukum di daerah.
Disebut Dekat Dengan Pejabat, HMI Cabang Makassar Desak Audit Seluruh Dapur MBG yang Dikelola Yasika Group
BeritaBenua.com • sekitar 11 jam lalu
Berita Terkini
Jaga Kesehatan Masyarakat dan Daya Saing Industri, BPOM Tindak Gudang Kosmetik Ilegal
BeritaBenua.com • 1 hari lalu
Berita Terkini
"Masih banyak kasus yang mandek, termasuk dugaan korupsi yang tak kunjung dituntaskan. DPRD seharusnya jadi pengawas, bukan justru membungkus persoalan dengan seremoni penghargaan," tegas Musadaq.
Aktivis NGO itu menilai, DPRD berpotensi kehilangan kepercayaan publik bila lebih sibuk memberi pujian ketimbang memperjuangkan aspirasi rakyat.
Ketua BEM Hukum UMI Minta Kepala BGN Sulsel dan Korwil Makassar Dievaluasi Pasca Penetapan Tersangka Dadan Hindayana
BeritaBenua.com • 2 hari lalu
Berita Terkini
PC PMII Sinjai Desak Audit Nasional SPPG dan Mitra MBG Usai Kasus Korupsi BGN
Arrang Saz • 3 hari lalu
Berita Terkini
Dikatakan eks petinggi Komisi Pemantau Legislatif (KOPEL) Indonesia itu, apresiasi yang diberikan DPRD ke Polres Sinjai sangat berlebihan dan melukai rasa keadilan masyarakat, disaat mahasiswa, civil society dan aktivis sedang berjuang menuntut keadilan, keterbukaan dan kepekaan. justru DPRD memperlihatkan nir-empati kepada publik.
Bahkan, dikatakan Musadaq,perilaku dewan semakin aneh, dan semakin menguatkan asumsi publik bahwa anggota dewan sebagai representasi rakyat tidak peka dengan situasi sosial kekinian ke masyarakat.
"Menurut saya, ketua DPRD salah alamat memberi penghargaan, justru yang perlu diberi penghargaan itu adalah konstituen.
Pemberian penghargaan dengan alasan aksi demo yang aman tidak mendasar dan bernuansa pencitraan. Mestinya rasa aman itu harus dilihat secara komprehensif, bahwa potensi kerawanan jangan hanya dilihat dilapangan, tapi analisa juga bagaimana konten media sosial, yang justru diera digitalisasi ini menjadi ruang efektif menimbulkan berbagai masalah," ungkapnya,Selasa (23/9/2025).
Terpisah, melalui aplikasi WhatsApp, ketua DPRD Sinjai yang dimintai tanggapannya terkait penghargaan tersebut, enggan menanggapi.
Informasi yang dihimpun, selain DPRD, pemerintah Kabupaten Sinjai terlebih dulu memberikan piagam penghargaan kepada Polres Sinjai lantaran berhasil melakukan pengamanan demonstrasi mahasiswa pada 1 September 2025.





