SINJAI, Beritabenua--Polres Sinjai resmi menetapkan dua orang sebagai tersangka dalam kasus penemuan bayi perempuan yang baru lahir di semak-semak Dusun Bole, Desa Saohiring, Kecamatan Sinjai Tengah, Senin (15/9/2025).
Kedua tersangka diketahui merupakan orang tua bayi tersebut, yakni KE (22), seorang mahasiswa asal Dusun Bole, Saohiring, Sinjai Tengah, serta P (26), petani asal Dusun Cakkelembang, Turungan Baji, Sinjai Barat.
DPD Tani Merdeka Indonesia Kunjungi Pabrik Porang di Sinjai, Sinyal Kuat Bagi Petani
BeritaBenua.com • sekitar 13 jam lalu
Berita Terkini
Andi Cibu Soroti Kebebasan Berpendapat dan Tanggung Jawab Negara dalam Menjaga Demokrasi
BeritaBenua.com • 2 hari lalu
Berita Terkini
Penetapan itu disampaikan dalam press release Polres Sinjai yang dipimpin Kasat Reskrim Iptu Andi Asrul bersama Kapolsek Sinjai Tengah Iptu Tenri Gangka di Aula Polres Sinjai, Rabu (17/9/2025).
“Pasangan kekasih ini masing-masing berinisial KE, warga Saohiring, dan P, warga Turungan Baji,” jelas Iptu Tenri Gangka.
IPMS Gelar Edukasi Pendidikan di SMK Plus Indonesia Timur, Tekankan Pentingnya Pendidikan dalam Meningkatkan Kualitas SDM
NURrr Aminn • 2 hari lalu
Berita Terkini
ASBM-D Desak PT Astra Graphia Tbk. Penuhi Hak Ashari atas Dugaan PHK Sepihak
NURrr Aminn • 2 hari lalu
Berita Terkini
Ia menuturkan, bayi ditemukan sekitar pukul 07.30 WITA dalam kondisi lemah. Hasil penyelidikan awal menunjukkan adanya bercak darah di jalan setapak kebun, sekitar 200 meter dari lokasi penemuan bayi. Dari petunjuk itu, polisi menelusuri hingga ke rumah JN (41), tempat KE berdomisili.





