SINJAI, Beritabenua- Ketua Umum Gerakan Mahasiswa Bersatu (GERMAB) juga turut andil bersuara menolak secara keras adanya wacana aktivitas pertambangan di Kabupaten Sinjai.
Menurutnya, tambang punya dampak yang luas dan tentu akan menyangkut kehidupan masyarakat sehari-hari.
Amplop di Balik Kehadiran: Tubuh Perempuan dan Anak sebagai Komoditas Legitimasi
BeritaBenua.com • sekitar 13 jam lalu
Berita Terkini
Alfamidi Klarifikasi Program Donasi Sisa Uang Kembalian, Dikelola BAZNAS Pusat Bukan Tingkat Kabupaten
Arrang Saz • 1 hari lalu
Berita Terkini
"Setiap sebab tentu punya akibat, sama seperti kegiatan yang hari ini sedang direncanakan, sangat sulit menilai apakah usaha ini mampu memberikan kebaikan untuk persyarikatan atau justru masyarakat akan dihadapkan dengan kesengsaraan", kata ketua GERMAB, Syahir. Senin (16/6/25).
Selain itu, ia juga menambahkan bahwa dalam aktivitas pertambangan tentu akan merusak lingkungan termasuk rusaknya sumber air.
Dugaan Donasi dari Sisa Uang Kembalian di Alfamidi Sinjai, Alfamidi dan BAZNAS Sinjai Berikan Klarifikasi Berbeda
Arrang Saz • 2 hari lalu
Berita Terkini
DPC Gerakan Pemuda Marhaenis Resmi Lahir di Sinjai, Bung Faisal Setiawan Nahkodai Gerakan Perjuangan Pemuda
Arrang Saz • 3 hari lalu
Berita Terkini
"Ini sangat perlu untuk kita jadikan atensi dari efek tambang itu sendiri, seperti tergerusnya lahan warga masyarakat dalam memupuk padi serta berapa sumber air yang harus tertutupi," tutup Syahir.
Dikabarkan, aktivitas pertambangan yang dikhawatirkan oleh banyak pihak telah mengantongi izin sejak 2013 silam, dan akan beroperasi di beberapa kecamatan di Kabupaten Sinjai.





