SINJAI, Beritabenua- Ketua Umum Gerakan Mahasiswa Bersatu (GERMAB) juga turut andil bersuara menolak secara keras adanya wacana aktivitas pertambangan di Kabupaten Sinjai.
Menurutnya, tambang punya dampak yang luas dan tentu akan menyangkut kehidupan masyarakat sehari-hari.
Disebut Dekat Dengan Pejabat, HMI Cabang Makassar Desak Audit Seluruh Dapur MBG yang Dikelola Yasika Group
BeritaBenua.com • sekitar 12 jam lalu
Berita Terkini
Jaga Kesehatan Masyarakat dan Daya Saing Industri, BPOM Tindak Gudang Kosmetik Ilegal
BeritaBenua.com • 1 hari lalu
Berita Terkini
"Setiap sebab tentu punya akibat, sama seperti kegiatan yang hari ini sedang direncanakan, sangat sulit menilai apakah usaha ini mampu memberikan kebaikan untuk persyarikatan atau justru masyarakat akan dihadapkan dengan kesengsaraan", kata ketua GERMAB, Syahir. Senin (16/6/25).
Selain itu, ia juga menambahkan bahwa dalam aktivitas pertambangan tentu akan merusak lingkungan termasuk rusaknya sumber air.
Ketua BEM Hukum UMI Minta Kepala BGN Sulsel dan Korwil Makassar Dievaluasi Pasca Penetapan Tersangka Dadan Hindayana
BeritaBenua.com • 2 hari lalu
Berita Terkini
PC PMII Sinjai Desak Audit Nasional SPPG dan Mitra MBG Usai Kasus Korupsi BGN
Arrang Saz • 3 hari lalu
Berita Terkini
"Ini sangat perlu untuk kita jadikan atensi dari efek tambang itu sendiri, seperti tergerusnya lahan warga masyarakat dalam memupuk padi serta berapa sumber air yang harus tertutupi," tutup Syahir.
Dikabarkan, aktivitas pertambangan yang dikhawatirkan oleh banyak pihak telah mengantongi izin sejak 2013 silam, dan akan beroperasi di beberapa kecamatan di Kabupaten Sinjai.





