HMJ Administrasi Publik Gelar Diskusi Isu Nasional: "Tidak Ada Kabar Baik Indonesia"

BeritaBenua.com —
Arrang SazPenulis
Gambar Sampul

SINJAI, Beritabenua — Di tengah maraknya isu nasional yang merambah hingga ke pelosok daerah, termasuk Kabupaten Sinjai, mahasiswa yang tergabung dalam Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Administrasi Publik tak tinggal diam. Di bawah arahan Ketua Umum, Muh Adam Syah, para kader menggelar kajian dan diskusi bertajuk “Tidak Ada Kabar Baik Indonesia: Demokrasi Dalam Kabut Gas Air Mata” pada Minggu, 31 Agustus 2025, di Lapnas, Sinjai.

‎Diskusi ini dipantik oleh dua kader, Galang Al Faruq dan Israil, serta dimoderatori oleh Kiki. Kegiatan tersebut dihadiri oleh para anggota HMJ Administrasi Publik sebagai bentuk refleksi atas situasi sosial dan politik yang sedang terjadi.

‎Dalam pemaparannya, Galang Al Faruq menyoroti gelombang demonstrasi besar yang terjadi di berbagai daerah Indonesia. Menurutnya, aksi tersebut tidak muncul secara tiba-tiba, melainkan sebagai potret krisis representasi politik di negeri ini.

‎ “Kekecewaan masyarakat, utamanya rakyat kecil, telah sampai pada titik didih terhadap DPR yang dinilai gagal menjadi representasi suara rakyat,” ujarnya.

‎Galang juga menyoroti tragedi tewasnya seorang pengemudi ojek online akibat dilindas kendaraan taktis saat aksi unjuk rasa di Jakarta pada 28 Agustus 2025, yang disebutnya sebagai bukti jauhnya aparat dari tugas utamanya sebagai pelindung masyarakat.

‎Sementara itu, Israil selaku pemantik kedua mengingatkan pentingnya kecerdasan mahasiswa dalam menyikapi isu nasional.

‎ “Kita harus pintar memilah informasi yang akan kita kawal. Jika ingin terlibat dalam demonstrasi, mahasiswa harus bisa membaca situasi dan jangan sampai terprovokasi,” tegasnya.

‎Ia juga menekankan perlunya membangun jejaring solidaritas yang lebih luas, tidak hanya di kalangan mahasiswa, tetapi juga bersama elemen masyarakat lainnya seperti buruh, petani, nelayan, dan kelompok marginal.

‎Diskusi ini diharapkan dapat menjadi ruang dialektika mahasiswa untuk terus mengawal isu-isu nasional dengan bijak, serta memperkuat kesadaran kolektif dalam mendorong perubahan sosial yang lebih adil.

    Berita Terkait

    Cover
    Berita Terkini

    Bapenda Makassar Perkuat Kolaborasi Antardaerah Tingkatkan Tata Kelola Perpajakan

    NURrr Aminn 3 hari lalu

    Baca
    Cover
    Berita Terkini

    GSMM Kritik Keras Pemerintah Pusat, Sebut Negara Gagal Menjamin Kesejahteraan Rakyat

    BeritaBenua.com sekitar 7 jam lalu

    Baca
    Cover
    Berita Terkini

    KKN Unhas Bentuk Komunitas WANUATA untuk Wadah Pemberdayaan Pemuda Desa Lamatti Riattang

    Arrang Saz sekitar 18 jam lalu

    Baca
    Cover
    Berita Terkini

    Bapenda Makassar Kenalkan Inovasi Pembayaran Pajak Digital Melalui Lontara Plus

    Xiao Huli 3 hari lalu

    Baca
    Cover
    Berita Terkini

    Sapa Desa HMI MPO Sinjai: Bakti Sosial, Penyuluhan, hingga Perbaikan Jalan untuk Warga Bulupoddo

    Arrang Saz 3 hari lalu

    Baca