SULBAR, Beritabenua - Penetapan Zulfikar sebagai Calon Ketua Umum (Caketum) Badan Pengurus Daerah (BPD) Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Sulawesi Barat menuai sorotan. Sejumlah pihak mempertanyakan proses yang dinilai tidak sesuai dengan aturan organisasi.
Ketua Kompartemen Hukum, Regulasi, dan Perundang-undangan BPD HIPMI Sulbar, Akriadi, menilai Panitia Pengarah (Steering Committee/SC) diduga tidak memahami dan tidak menerapkan peraturan yang berlaku dalam proses penetapan calon.
TIM FAHMI–NABILA GAGAS TAGLINE NEW ERA, KEMASLAHATAN MAHASISWA FEBI UIN PALOPO
Arrang Saz • sekitar 13 jam lalu
Berita Terkini
Praktisi Hukum Muda Asal Bulupoddo, Sulharmin Siap Bertarung di Bursa Calon Ketua KNPI Sinjai
Arrang Saz • sekitar 20 jam lalu
Berita Terkini
"Menurut Peraturan Organisasi (PO) HIPMI, pembacaan Surat Keputusan (SK) Penetapan Caketum seharusnya dilaksanakan saat Musyawarah Daerah (Musda) dalam tahap pemilihan, bukan pada tahap pendaftaran seperti yang dilakukan saat ini." Ujar Akriadi, Kamis (3/7/2025).
Ia menambahkan, Panitia Pengarah terkesan tidak profesional dan dinilai memaksakan proses penetapan calon. Terlebih, Badan Pengurus Pusat (BPP) HIPMI sebelumnya disebut sudah memberikan teguran kepada SC terkait pelaksanaan proses ini.
Muncul Poros Baru "Kebangkitan Pemuda" Warnai Perebutan Kursi KNPI Sinjai
Arrang Saz • 3 hari lalu
Berita Terkini
Cuaca Ekstrem Landa Sinjai, Pohon Tumbang Lumpuhkan Akses Sinjai–Bulukumba
Arrang Saz • 3 hari lalu
Berita Terkini
Senada dengan itu, Liaison Officer (LO) Andi Dicky, yang akrab disapa Kamin, juga menyoroti proses pendaftaran yang dinilai tidak transparan dan tidak mengikuti mekanisme yang semestinya.
"Kemarin kami diundang SC untuk mengikuti rapat terkait arahan dari BPP HIPMI. Namun, dalam rapat tersebut SC justru menunda rapat tanpa batas waktu yang jelas. Anehnya, hari ini SC tiba-tiba menetapkan calon. Ini menimbulkan tanda tanya besar, ada apa sebenarnya?." Kata Kamin.
Ia menegaskan, dalam waktu dekat pihaknya akan mengirimkan surat kepada BPP HIPMI terkait persoalan ini.





